Kejari Cikarang Tunggu Laporan Audit Independen BUMD Gas

Minggu, 30 Agustus 2015 - 21:46 WIB
Kejari Cikarang Tunggu...
Kejari Cikarang Tunggu Laporan Audit Independen BUMD Gas
A A A
BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang menunggu laporan hasil audit akuntan independen yang ditunjuk PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) BUMD gas Pemkab Bekasi terkait turunnya setoran kas daerah.

Kasi Intel Kejari Cikarang Arjuna mengatakan, ada tiga hal yang harus dijadikan acuan terkait adanya faktor penyusutan dalam setoran kas daerah. Pertama, apakah dari faktor kondisi ekonomi yang sedang melemah, direksi malas, atau ada rekayasa laporan.

Menurutnya, tiga faktor itu harus menjadi pertimbangan dalam melakukan evaluasi keuangan. Karena, pada prinsipnya posisi BUMD tersebut memiliki pengawasan internal dari pihak pemerintah daerah.

"Seharusnya pengawas BUMD itu yang mengoreksi setiap laporan keuangan," tambah Arjuna. Arjuna menambahkan, keberadaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pemeriksaan keuangan daerah sudah pasti selalu dilakukan fungsi tersebut.

Hanya saja, pengawasan dan pemeriksaan itu dilakukan secara menyeluruh kepada keuangan daerah. "Karena, BUMD itu milik Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah pasti diperiksa, tapi memang tidak khusus," ujarnya.

Menurutnya, jika memang salah satu faktor penyebab penyusutan setoran kas daerah itu adalah kelalaian, maka ada dua pilihan yang bisa dilakukan pemerintah daerah. Di antaranya, digugat secara perdata ataupun secara pidana untuk seluruh jajaran direksi.

"Makanya kita lihat dulu hasil koreksi pihak pengawas dalam hal ini komisaris. Karena fungsi komisaris yang bisa mengkoreksi laporan itu," ucapnya. Arjuna menambahkan, pihak kejaksaan tidak bisa langsung mengambil tindakan, lantaran belum ada data dan laporan yang akurat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya PAD dari PT BBWM milik Pemkab Bekasi menunjukan penurunan setoran kas daerah. Pasalnya, hampir tiap tahun setoran ke kas daerah mengalami penurunan Rp7 miliar. Tahun 2013 lalu sebesar Rp37 miliar, dan tahun 2014 menjadi Rp30 miliar.
(whb)
Berita Terkait
PPKM Darurat, KUA Kabupaten...
PPKM Darurat, KUA Kabupaten Bekasi Tutup Layanan Daftar Nikah
Pengadilan Negeri Cikarang...
Pengadilan Negeri Cikarang Gelar Sidang di Tempat Periksa Pasar Induk Cibitung
Danrem 051/Wijayakarta...
Danrem 051/Wijayakarta Resmikan Gedung Baru Koramil 05 Cibitung
Tata Mal Pelayan Publik,...
Tata Mal Pelayan Publik, Bekasi Anggarkan Rp2,9 Miliar
Inspektorat Bekasi Klaim...
Inspektorat Bekasi Klaim Selamatkan Uang APBD 2019 Senilai Rp1,5 Miliar
Cegah Corona, PLN UP3...
Cegah Corona, PLN UP3 Cikarang Minta Pelanggan Lakukan Baca Meter Mandiri
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
2 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
5 jam yang lalu
Infografis
Eropa Pernah Ketakutan...
Eropa Pernah Ketakutan Bakal Membeku, Kini Kelebihan Pasokan Gas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved