Tak Dapat Bantuan dari Pemda, Warga Cor Jalan Pakai Bambu

Senin, 24 Agustus 2015 - 17:51 WIB
Tak Dapat Bantuan dari...
Tak Dapat Bantuan dari Pemda, Warga Cor Jalan Pakai Bambu
A A A
KAYUAGUNG - Warga dua Dusun di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terpaksa mengecor jalan penghubung menggunakan bambu sebagai material, karena tidak cukup dana untuk membeli besi.

Warga terpaksa melakukan ini karena habis sudah kesabaran mereka yang selama ini menanti bantuan dari Pemkab OKI untuk membangun Jalan penghubung Dusun IV dengan Dusun Pematang Kasih di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, OKI tersebut.

Puncaknya Senin (24/8/2015) pagi, warga secara swadaya dana dan tenaga melakukan perbaikan jalan sepanjang 50 meter tersebut.

Minimnya dana yang terkumpul tak mengurungkan niat warga yang menginginkan kondisi jalan di dusun mereka menjadi baik dan mulus.

Dikoordinatori oleh Kadus Pematang Kasih M Sait dan Kadus IV Hasan bin Salim, warga bergotong rotong melakukan perbaikan jalan mereka. Perbaikan jalan ini sangat mendesak dilakukan karena kondisinya sudah rusak parah.

"Pengecoran jalan menggunakan bambu merupakan murni inisiatif dari warga yang berdomisili di dusun pematang kasih dan Dusun IV, Pengerjaannya pun dilakukan warga secara bergotong royong tanpa mengharap imbalan/upah," kata M Sait.

Mereka mengakui, konstruksi jalan menggunakan bambu memang kualitasnya tidak akan bertahan lama atau bertahun-tahun.

Namun dengan mengecor jalan menggunakan bambu, tentu diharapkan ke depan menjadi perhatian Bupati OKI untuk lebih memprioritaskan infrastruktur jalan di dusun mereka.

" Paling tidak hal ini akan menjadi perhatian pemerintah, bahwa desa kami ini butuh perbaikan jalan," timpalnya.

Sedangkan tokoh masyarakat Desa Pematang Panggang, Burhanuddin mengatakan, pengecoran jalan umum meskipun berada di dusun dan desa memang idealnya menggunakan besi sebagai material utama. Namun yang dilakukan warga di sana bukan disengaja, tapi faktor dana.

“Seharusnya memang dicor pakai besi, tapi ini dananya hasil swadaya dari masyarakat dan jumlahnya sedikit. Untuk membeli besi dana swadaya ini tidak cukup. Jadi kami terpaksa mencari bambu lalu dianyam dan dijadikan material coran pengganti besi,” ungkapnya.

Dia sependapat jika yang dilakukan warga itu sebagai buntut kekecewaan masyarakat yang menanti bantuan Pemkab OKI yang tak kunjung terealisasi.

"Jika warga harus menunggu lama lagi, kondisi jalan akan kian parah karena meskipun rusak tetap digunakan warga untuk akses transportasi sehari-hari," timpalnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan umum Bina Marga (PUBM) OKI Hapis mengatakan, bahwa pemerintah tetap mengakomodir kebutuhan masyarakat tentang infrastruktur jalan.

"Dengan anggaran kita yang erbatas, sementara wilayah yang begitu luas, kita memperioritaskan yang mendesak, pembangunan jalan itu dilakukan bertahap, sesuai kebutuhan dan kita dahulukan yang mendesak," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pusat Ambil Alih Perbaikan...
Pusat Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak di Lampung, Erick Thohir Kerahkan BUMN Karya
Pembangunan Jalan Konsorsium...
Pembangunan Jalan Konsorsium di Kobar masih Belum Maksimal
Legislatif Dorong Pemkab...
Legislatif Dorong Pemkab Kobar Perhatikan Pembangunan Akses Jalan di Pedesaan
5 Fakta Jalan Rusak...
5 Fakta Jalan Rusak di Lampung Saat Ditinjau Jokowi, Nomor 3 Bikin Mobil Terjebak Lumpur
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Crazy Rich Grobogan...
Crazy Rich Grobogan Bukan Kaleng-kaleng, Punya Usaha Properti di Jakarta hingga Bangun Jalan Rp2,8 Miliar
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
58 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
5 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
8 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
8 jam yang lalu
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved