Aktivitas Dempo Meningkat

Kamis, 20 Agustus 2015 - 09:13 WIB
Aktivitas Dempo Meningkat
Aktivitas Dempo Meningkat
A A A
PAGARALAM - Kegiatan pendakian di Gunung Api Dempo dihentikan sementara, lantaran hingga kemarin masih berstatus waspada.

Apalagi, dalam sepekan belakangan aktivitas mengalami peningkatan. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dempo, Windi, mengatakan, Dari hasil pengamatan dan rekaman alat seismograf sejak sepekan ini, aktivitas kegempaan Gunung Api Dempo dilaporkan terus mengalami peningkatan. “Peningkatan aktivitas ditandai banyaknya terjadi kegempaan yang berhasil terekam alat seismograf, seperti vulkanik dalam, tektonik lokal, tektonik jauh, maupun embusan,” kata dia.

Windi mengungkapkan, kondisi tersebut sudah terjadi sejak Minggu (9/8) lalu, dengan terekamnya sekali embusan, sekali vulkanik dalam, sekali vulkanik dangkal. Kemudian pada 11 Agus tus, juga terjadi sekali vulkanik dalam, sekali vulkanik jauh. Akti vitas itu terus terjadi dan kembali terekam pada 12 Agustus 2015, dengan sekali gem pa lokal, sekali vulkanik jauh. Lalu pada 13 Agus tus, berhasil terekam 6 kali vulka nik dalam, 2 kali vulkanik dang kal, 3 kali embusan, 1 kali tektonik jauh.

“Berikutnya pada 16 Agus tus, terjadi sekali gempa terasa setara 1 MMI, tercatat juga 3 kali vulkanik dalam, 2 kali vulkanik dang kal dan 2 kali embusan. Pada 17 Agus tus, terjadi 4 kali vulkanik da lam, 4 kali vulkanik dangkal dan 1 kali embusan. Kita terus meman tau kondisi Dempo lebih intensif. Kondisi kekinian akan terus di koordinasikan ke Pemkot Pagar alam dan instansi lainnya,” ungkapnya.

Secara kasat mata, sambungnya, memang Gunung Api Dempo terlihat seperti biasa. Namun aktivitasnya mengalami peningkat an yang cukup signifikan. “Status Dempo tetap berada di level II atau Waspada. Kita belum bisa memprediksi cuaca alam, termasuk kondisi kekinian di kawasan puncak Dempo,” tukasnya.

Pihaknya mengingatkan, agar masyarakat juga ikut meningkatkan kewaspadaan, terutama para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas pendakian. “Radius 1 kilometer dari bibir kawah merupakan daerah rawan dampak bencana letusan kawah Dempo. Untuk itu, pendaki tidak melakukan pendakian kepuncak. Karena, kawah bisa saja sewaktuwaktu mengeluar kan material letusan,” tuturnya.

Sementara, Kepala BPBD Pagar alam, Herawadi, mengatakan, larangan melakukan aktivitas pendakian yang di pasang di pintu tugu Rimau dan Kampung IV belum dicabut. “Kami harap pendaki untuk mematuhi larangan. Karena kondisi alam tidak bisa ditebak dan membahayakan jiwa pendaki itu sendiri,” tambahnya.

Yayan darwansah
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
16 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
42 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Obat Penenang...
Penjualan Obat Penenang di Israel Meningkat sejak Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved