Sleman Tingkatkan Produktivitas Padi

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 08:32 WIB
Sleman Tingkatkan Produktivitas...
Sleman Tingkatkan Produktivitas Padi
A A A
SLEMAN - Pemkab Sleman terus mengembangkan budidaya minapadi dalam meningkatkan produksi padi. Pengembangan ini bukan tanpa alasan.

Selain da pat meningkatkan produksi pa di hingga 20%, petani juga mendapatkan tambahan penghasilan sekaligus menghemat biaya produksi. Dengan konsep minapadi, petani bukan hanya memanen padi, tetapi juga ikan. Bahkan, untuk ikan sendiri tidak hanya dapat dikonsumsi, namun juga bisa dijual.

Pelaksana tugas Bupati Sleman Gatot Saptadi mengatakan, melihat hasil yang cukup ba ik ini, maka akan te rus mendorong para petani yang tergabung dalam kelompok tani minapadi menin g kat kan luasan lahan termasuk dae rah pengembangannya. Untuk itu, pihaknya selalu berupaya memberikan dukungan dalam pelaksanaan program dan ke gi at an di bidang ini.

“Dukungan itu, baik dalam bentuk alokasi anggaran maupun hal teknis lainnya, seperti pembinaan dan pelatihan bagi kelompok pembudidaya minapadi,” ungkap Ga tot saat meninjau pelaksa na an program percontohan minapadi di Dusun Cibukan Kidul, Margoluwih, Seyegan, kema rin. Gatot mengharapkan, dengan adanya pengembangan dan pengelolaan kawasan minapadi tersebut, selain dari segi produk si meningkat, juga akan me - nambah pengetahuan dan wawasan bagi petani. Sebab dengan budidaya minapadi dengan sistem kelompok, akan ter ja di transfer pengetahuan dan teknologi yang lebih efektif dan efisien kepada anggota. “Itu lah sisi lain yang didapatkan dari sistem ini,” ungkapnya.

Selain itu, yang perlu mendapat apresiasi, yakni me ningkatkan produksi ikan melalui pe ngembangan minapadi. Tercatat pada 2013 produksi ikan se ba nyak 25.883 ton sedang - kan 2014 menjadi 31.120 ton atau meningkat 5.237 ton. “Keberhasilan Sleman dalam menerapkan budidaya minapadi ini juga mendapat pengakuan dari pemerintah pusat dan badan pangan dan pertanian dunia (FAO),” paparnya.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Sleman Widi Sutikno menambahkan, untuk pengembangan minapadi ini, belum diterapkan di semua kecamatan, tetapi baru di beberapa wilayah, seperti Pakem, Minggir, dan Berbah. Namun, untuk jenis ikannya ber beda-beda. Misalnya di Ming gir, yaitu ikan nila.

Ketua kelompok Minapadi Murakabi, Caibukan Kidul, Margo luwih, Seyegan Sigit Par yanto mengatakan, dari lahan percontohan minapadi seluas 1.000 m2 menghasilkan 9,2 ton dan ikan nila merah 5,420 kg. Jumlah ini meningkat dari target, yakni padi 7,3 ton dan ikan 5 ton.

Priyo setyawan
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
52 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Studi: Makan setelah...
Studi: Makan setelah Jam 9 Malam Bisa Tingkatkan Risiko Stroke
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved