UGM Sumbang Emas dalam IMC 2015

Rabu, 05 Agustus 2015 - 09:21 WIB
UGM Sumbang Emas dalam...
UGM Sumbang Emas dalam IMC 2015
A A A
YOGYAKARTA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di tingkat dunia. Kali ini mahasiswa UGM berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu perak untuk Indo n esia dalam ajang In ter national Mathematics Compe titi on (lMC) 2015. Medali emas berhasil diraih Pramudya Ananto, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2011 dan medali perak didapat Made Benny Prasetya dari jurusan Matematika angkatan 2011.

Tak hanya itu, satu mahasiswa UGM lainnya, yakni Willy Sumarno dari jurusan Ma tema tika angkatan 2012 juga ber ha sil mendapatkan honorable mentiondi ajang yang sama. IMC 2015 digelar di Bla goev - grad, Bulgaria pada 27 Juli–2 Agustus 2015. Bersama lima mahasiswa dari ITB dan satu mahasiswa UI, ketiganya terpilih mewakili Indonesia da lam kompetisi bergengsi du nia tersebut.

"Meskipun saya sudah punya pengalaman karena ikut ajang yang sama tahun lalu, tapi rasanya kompetisi tetap be rat. Dan dengan hasil ini, saya tentu senang karena target me raih prestasi yang lebih b ik dari tahun kemarin benarbe nar terwujud," ujar Pramudya Ananto kemarin.

Sebagai informasi, Pramudya Ananto berhasil terpilih mewakili Indonesia dan membawa pulang medali perak di IMC 2014. Menurutnya, tekanan akan kuatnya persaingan da lam ajang tersebut menjadi kendala tersendiri baginya. Mes ki demikian, dia bersyukur mampu memberikan usaha ter baik di antara 326 mahasiswa peserta dari berbagai perguruan tinggi di dunia.

"Kompetisi utama sebenarnya hanya berlangsung dua hari. Selama dua hari itu semua pe serta mengerjakan sejumlah soal yang diberikan panitia. Setiap hari peserta diberi lima soal berbentuk esai dengan ting kat kesulitan semakin tinggi di se tiap nomornya. Menurut saya, untuk materi yang dilombakan hampir sama dengan saat di tingkat nasional, namun memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi," ungkapnya.

Atas prestasinya tersebut, Pramudya mendapat beasiswa meneruskan kuliahnya sampai program doktor dari Dikti. Dia berharap pada Olimpiade Mate ma tika Internasional mendatang, delegasi Indonesia bisa menghasilkan prestasi yang jauh lebih baik.

Made Benny menambahkan, sebelum terpilih mewakili In donesia di tingkat dunia, dia dan kedua rekannya itu harus melewati tahapan seleksi dimulai dari tingkat universitas. Saat itu ketiganya lolos bersama empat mahasiswa UGM yang lain. Bertujuh, mereka pun ikut olimpiade tingkat na sional.

Ratih keswara
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved