Ditolak Bercinta, Lurah Aniaya Istri

Minggu, 02 Agustus 2015 - 10:50 WIB
Ditolak Bercinta, Lurah...
Ditolak Bercinta, Lurah Aniaya Istri
A A A
MEDAN - Seorang oknum lurah di Kecamatan Medan Perjuangan berinisial MI langsung gelap mata dan menganiaya istrinya, EAS, 36, gara-gara keinginannya berhubungan intim ditolak.

Awal penganiayaan itu terjadi pada Jumat (31/7) malam. MI mengajak isterinya untuk berhubungan intim. Namun sang isteri menolak karena sedang datang bulan alias menstruasi.

Namun, MI tetap mengajak istrinya untuk berhubungan suami istri. Bahkan dia memaksakan membeli obat di apotek agar isterinya itu terangsang. Setelah obat perangsang itu dibeli, ternyata EAS tetap saja menolak hasrat birahi suaminya itu. Caci makian pun dilontarkan kepada isterinya.

“Dia (MI) kemarin malam ngajak untuk berhubungan. Tapi saya menolaknya karena saya sedang datang bulan (menstruasi). Terus saya bilang ke MI agar besok saja. Karena masa menstruasi saya kan sudah habis. Dia langsung emosi dan marah-marah,” ungkap EAS saat melapor ke SPKT Polresta Medan, Sabtu (1/8) siang. Puncaknya pada Sabtu (1/8) pagi, amarah MI semakin menjadi- jadi. Pukulan demi pukulan mendarat di wajah dan kepala EAS. Aksi penganiayaan itu bukan hanya terjadi sekali dua kali saja. Penganiayaan itu sudah dialami EAS berkali-kali.

“Nah Sabtu paginya saya dipukuli, kening dan kepala saya pun memar. Saya sudah enggak tahan lagi atas perlakuan kasarnya. Makanya saya buat laporan ke Polresta Medan,” ujar EAS yang berdomisili di Kompleks Graha Tanjung Sari Jalan Pertambangan Pasar 2 Blok D-12, Medan Selayang didampingi adiknya, Hendra. Masih kata EAS, penganiayaan itu sudah terjadi berkalikali. Sebelumnya pada tahun lalu dia pernah juga dipukuli serta dimaki. Bahkan dalam pesan singkat ponselnya, MI kerap menulis ancaman.

“Sudah seringlah saya dianiaya. Bahkan dalam pesan singkat ponsel genggam, dia (MI) mengancam- ngancam saya,” sebut EAS lagi. Sementara itu MI yang dikonfirmasi wartawan mengaku tidak pernah melakukan pemukulan terhadap istrinya. Dia malah menuduh istrinya punya niat tertentu dengan melaporkan dirinya ke polisi “Kalau hanya memang karena sedikit masalah sudah langsung melapor, berarti kan ada apa-apanya.

Tapi saya tidak mau berbicara terlalu banyak soal itu, soalnya itu aib keluarga saya. Saya juga sudah sering menasehati dia, dikit-dikit dia langsung marah,” kata MI kepada wartawan.

Selanjutnya setelah diperiksa petugas di SPKT Polresta Medan, EAS didampingi adiknya itu beranjak ke ruang penyidik UPPA. Kepala Unit (Kanit) PPA Polresta Medan AKP Parulian Lubis ketika dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan korban. “Laporannya belum saya terima. Nanti saya cek ya dengan anggota,” pungkasnya.

Dody ferdiansyah
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved