6 Pasang Balon Tes Kesehatan di RSMH

Kamis, 30 Juli 2015 - 09:01 WIB
6 Pasang Balon Tes Kesehatan...
6 Pasang Balon Tes Kesehatan di RSMH
A A A
PALEMBANG - Enam pasangan bakal calon (balon) bupati-wakil bupati pada Pilkada Serentak tujuh kabupaten di Sumsel mengikuti pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Dr Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang, kemarin.

kesehatan yang melibatkan 22 dokter spesialis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sumatera Sela tan (Sumsel) itu, melakukan proses pemeriksaan enam pa sangan balon yang akan ber ta rung pada pilkada di tujuh ka bupaten di Sumsel, 9 Desem ber nanti, sekitar tujuh jam lamanya.

Ketua Pelayanan Medik dan Ke perawatan RSMH Palembang Alsen Arlan mengatakan, pada pemeriksaan hari pertama ini, pasangan balon yang melakukan pemeriksaan kesehatan, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, OKU Selatan dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). "Kita hanya melakukan pemeriksaan, dan nanti hasilnya dilaporkan secara resmi ke IDI Sumsel.

Dimana dalam pemeriksaan ini kita melibatkan sebanyak 22 dokter spesialis dan medis," kata dia. Dari OKU Timur nampak pasangan balon Edward Jaya Sugeng, Kholik Maward Feri Antoni dan Juanda Eni Melani.

Sedangkan dari OKU Selatan tercatat ada dua pasangan balon masing-masing Wahab Nawawi-Herawati Gatot, dan Popo Ali-Solihin Abu Asir. Se mentara dari Kabupaten PALI pemeriksaan kesehatan hanya diikuti pasangan balon dari jalur perseorangan Eftiyani-Muktar Jayadi, sedangkan pasangan balon lainnya yaitu HeriAma lindo Ferdian Andreas Lakoni, dan Sukarman-Edi Harianto di jadwalkan akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan hari ini, Kamis(30/7).

Menurut Alsen, semula secara keseluruhan pasangan balon yang dinyatakan akan hadir pada proses pemeriksaan ke sehatan kemarin, ada delapan pasangan yang berasal dari OKU Timur, OKU Selatan dan PALI, namun setelah di pas tikan ternyata hanya enam pa sangan yang hadir. "Total ada 16 pasang an bakal calon yang akan kita lakukan tes kesehatan mulai hari ini (kemarin) dan besok,” ujarnya.

Di tambahkannya, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pihaknya tersebut meliputi, pemeriksaan jasmani yang terdiri dari fisik penyakit dalam, kar diologi, paru, bedah, saraf, mata, THT, Patalogi Klinik dan Gi nekologi serta Paps'mear (untukbalonperempuan).

Kemudian pemeriksaan psikometri. Lalu pemeriksaanpe nunjang terdiri dari USG Abdomen, EKG, Treadmill tes, Echo cadiografi, Rontgen tho rax, Spirometri, Audiometri, EEG, dan pe me riksaan laboratorium mulai dari darah hingga narkoba." Pe meriksaan psi ko metri yang paling lama bisasekitarduajam, sementarauntuk lainnya hanya sekitar 10 menit saja," paparnya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten OKU Ti-mur Adi Mawardi menambahkan, jika dalam pemeriksaan keseha tan ini pihaknya akan menyimpulkan rekomendasi ke KPU masing-masing, sebagai penilaian KPUuntukmene tapkan kandidat tersebut sebagai calon atau tidak nanti nya.

"Sebenarnya hasil ke sehatan hanya layak atau tidak saja. Biasanya penyakit fisik yang menetap akan mendapatkan kriteria tidak layak, sebab di khawatirkan mengganggu jalannya roda pemerintahan sebagai kepala daerah nanti nya. Penyakit yang bisa men jadikan calon tidak layak itu seperti jantung berat atau ke jiwaan tidak stabil," tuturnya. Selain itu, untuk perem puan jika kemungkinan ada nya kanker leher rahim atau ada tumor maupun kista di kandungan jelas akan jadi alasan mendapat rekomendasi tidak layak.

Ketua KPU Sumsel As pahani menyatakan tes ke sehatan yang dilakukan bagi seluruh pasangan balon pada pe laksanaan Pilkada Serentak 2015 di tujuh kabupaten di Sumsel ini, dilakukan untuk me mastikan kelulusan admi nistrasi pencalonan pasangan di KPU ka bupaten masing-masing. "Jadi hari ini (kemarin) dan besok (hari ini) dilakukan tes kesehatan bagi pasangan balon. Ini merupakan hasil ker jasama KPU dengan Ikatan Dokter Indonesia," jelasnya.

Dalam pemeriksaan kesehatan pasangan balon di RS MH Palembang itu, biaya yang digelontorkan sekitar Rp10 juta per orang. Jika terdapat 19 bakal pasangan calon maka KPU mengeluarkan anggaran untuk itu totalnya mencapai sekitar Rp38 juta.

Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi menerangkan, angg aran pemeriksaan kesehatan untuk pria sebesar Rp9.860.720 per orang, dan untuk perempuan Rp10.016.720 per orang. "Biaya sepenuhnya ditanggung KPU masing-masing, dan RSMH hanya me lakukan pemeriksaan dengan di bantu IDI," ujarnya.

Menurut Naafi, lebih mahalnya pemeriksaan untuk perempuan tersebut dikarenakan adanya pemeriksaan lanjutan, seperti kemungkinan adanya kanker leher rahim dan kandungan."Kalau perempuan lebih banyak pemeriksaanya, sehing ga biaya lebih besar dan wak tu nya jugacukuplama," pungkasdia.

Muhammad Uzair
(bbg)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved