5 Buruh Gunung Garuda Terkena Semburan Api Tungku Besi

Rabu, 29 Juli 2015 - 16:10 WIB
5 Buruh Gunung Garuda...
5 Buruh Gunung Garuda Terkena Semburan Api Tungku Besi
A A A
BEKASI - Lima buruh PT Gunung Garuda dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang berasal dari semburan api tungku pengolahan besi PT tersebut. Namun, kelimanya dirawat di rumah sakit yang berbeda.

Lima orang yang dirawat adalah Agung luka bakar 40%, Sunawan 20%, Nasin 20%, dan Komarudin 20%, dan Aji Mursalih 70%. Sementara tujuh buruh lainya sudah diperbolehkan pulang pada Selasa 28 Juli 2015 malam.

"Korban mengalami luka bakar akibat semburan dari tungku besi, luapan api mengenai korban yang sedang melakukan aktivitas," kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Lintar Mahardono di Bekasi, Rabu (29/7/2015).

Menurutnya, peristiwa itu dilaporkan pada malam hari oleh pihak PT Gunung Garuda.

Sementara itu, Kapolres Bekasi Kota Kombes Ricky Naldo menjelaskan, peristiwa itu bermula saat karyawan pabrik itu sedang melakukan pembakaran sebanyak 50 ton besi kemudian ditambahkan lagi sebanyak 50 ton besi scrap. Pada saat pembakaran, kedua tungku pembakaran meletup. "Akibatnya menimbulkan percikan api dan melukai para korban dan saat produksi scrap dilebur menjadi cairan," ujarnya.

Menurutnya, percikan itu ada yang mengenai kaki, tangan, lengan, dan wajah. Perusahaan tersebut langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat.

Ricky mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Sejumlah saksi serta pimpinan perusahaan itu saat ini masih menjalani pemeriksaan di Markas Polresta Bekasi. Adapun lokasi kejadian hingga saat ini dijaga ketat oleh petugas.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan menggandeng saksi ahli untuk mengetahui penyebab semburan api dari tungku pengolahan besi di PT Gunung Garuda dan berkoordinasi dengan PT Sucofindo dalam waktu dekat. Karena, kasus ini harus diketahui penyebabnya.

Sejauh ini, lanjut dia, baru dua orang saksi. Mereka adalah petugas keamanan perusahaan dan karyawan pabrik yang terkena dampak semburan. Penyidik juga akan memeriksa pimpinan perusahaan untuk mendalami kasus ini. "Bila ada unsur kesengajaan, kasusnya akan diproses ke ranah pidana," tegasnya.

Ricky menambahkan, dari pemeriksaan sementara, para pegawai yang ada di ruang produksi besi selalu mengenakan perlengkapan pengaman, seperti sarung tangan, jaket dan helm, dan lainnya. Meski begitu, lantaran suhu semburan api cukup panas, api dapat menembus pelindung yang dipakai korban.
(mhd)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
52 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved