30.000 Pemudik Bakal Padati Terminal Giwangan

Selasa, 14 Juli 2015 - 19:30 WIB
30.000 Pemudik Bakal...
30.000 Pemudik Bakal Padati Terminal Giwangan
A A A
YOGYAKARTA - Lebih dari 30.000 pemudik diprediksi memadati Terminal Induk Giwangan Yogyakarta pada Rabu 15 Juli 2015, besok.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, mereka masih didominasi para perantau dari Jabodetabek.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Induk Giwangan, Nugroho mengatakan, sejak H-7 sampai H-4 data yang masuk di kantornya, rata-rata setiap harinya yang datang ada 24.801 penumpang.

Sementara, mereka yang berangkat ada 31.772 penumpang. "Prediksi kita puncaknya di H-2, Rabu 15 Juli 2015. Penumpang yang datang ke terminal, lebih dari 30.000 orang," kata dia, ditemui, Selasa (14/7/2015).

Menurutnya, dari tahun ke tahun tren mudik memakai bus yang melewati Terminal Induk Giwangan, lebih cenderung stagnan. Bahkan pernah juga mengalami kenaikan.

"Kalau untuk tahun ini masih belum bisa kita pastikan, apakah naik atau turun. Tapi di tahun-tahun sebelumnya lebih cenderung stagnan," tuturnya.

Untuk menyambut para pemudik tersebut, lanjut dia, pihaknya pun telah menyiapkan berbagai fasilitas yang bisa digunakan. Diantaranya seperti ruang laktasi, yaitu untuk ibu menyusui. "Kemudian ada juga ruang tunggu," katanya.

Untuk kebutuhan air bersih pun, pihaknya memastikan para penumpang tak perlu merasa khawatir.

Ada tujuh sumur pompa air dan dibantu dengan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). "Pos kesehatan dan pos keamanan juga telah siap," timpalnya.

Untuk mengatasi sampah pun, pihaknya sudah bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta.

Ada peningkatan pengangkutan, dari yang hari biasanya hanya sekali, untuk H-7 sampai H+7 lebaran ini sampai dua kali per hari. "Petugas dari kita juga setiap kali terlihat kotor langsung dibersihkan," ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada selama perjalanan, terutama terhadap tindak kriminal.

Seperti pencopetan, pembiusan, dan lainnya. "Jangan lupa pada barang bawaan. Berkali-kali kita dapat laporan kalau ada penumpang yang barang bawaannya, terbawa oleh orang lain. Selain itu juga kalau diberi minum oleh orang tak dikenal, jangan mau," tuturnya.

Prediksi terjadinya puncak arus mudik pada H-2 ini juga dikatakan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Untuk hari ini (Selasa, 14/7) malah sepi. Menurun jika dibandingkan Sabtu (11/7/2015). Kalau untuk puncaknya, kemungkinan terjadi besok H-2," kata Ketua Organda DIY, Agus Adriyanto.

Sejauh ini, dari pantauannya juga para pemudik yang ramai dari track-track pendek. Seperti Purwokerto, Solo, Surabaya. "Dari Jakarta masih sepi. Kebanyakan dari track pendek," tutur dia.

Masalah armada bus, lanjutnya, dijaminnya aman. Tambahan armada juga telah dikerahkannya sejak H-7 lalu.

"Bus cadangan sudah kita kerahkan secara berkala. Untuk total bus tambahan ini ada sebanyak 746 armada, membackup 440 bus reguler," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Puncak Arus Mudik dan...
Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 di 4 Tanggal Kritis Ini
Puncak Arus Mudik Lebaran...
Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi pada 28-30 Maret 2025
H-7 Lebaran, Arus Lalu...
H-7 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Tol Pemalang-Batang Mulai Ramai Pemudik
Puncak Arus Mudik di...
Puncak Arus Mudik di Terminal Diprediksi Terjadi 8 April 2024
Tembus 241.584 Kendaraan,...
Tembus 241.584 Kendaraan, Tol Solo-Yogyakarta Catat Lonjakan Lalin Tertinggi di Lebaran 2026
Jalur Selatan Nagreg...
Jalur Selatan Nagreg Padat Merayap, Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved