Dishub Tak Berani Naikkan Target PAD

Sabtu, 11 Juli 2015 - 09:54 WIB
Dishub Tak Berani Naikkan...
Dishub Tak Berani Naikkan Target PAD
A A A
MEDAN - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemko Medan Renward Parapat mengaku tidak berani menaikkan target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir tepi jalan umum. Pasalnya, ada beberapa potensi pendapatan yang hilang karena tidak lagi menjadi kewenangannya.

“Ada beberapa pos pendapatan retribusi parkir yang dulunya menjadi kewenangan kami, kini tidak lagi menjadi tanggung jawab kami. Tentunya pendapatan menjadi berkurang. Makanya saya tidak berani menaikkan target PAD,” ungkapnya dalam pembahasan dengan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan, Jumat (10/7). Retribusi yang tidak lagi menjadi tanggung jawab Dishub Pemko Medan di antaranya, lokasi titik parkir tepi jalan umum yang masuk jalan negara dan provinsi.

Selain itu, banyak usaha yang dulu dikenakan retribusi parkir berganti menjadipajakparkirdandikelolaoleh Dinas Pendapatan (Dispenda) Pemko Medan seperti pelataran parkir Medan Mall Plaza. Sementara itu, anggota Banggar DPRD Medan Salman Alfarisi mengungkapkan, target PAD Dishub Pemko Medan dalam tahun anggaran 2015 khususnya parkir tepi jalan umum Rp26,318 miliar.

Target tersebut dinilai terlalu minim dengan melihat potensi dan jumlah kendaraan yang ada di Kota Medan. Selain itu, tarif parkir tepi jalan umum juga naik dari Rp1.000 menjadi Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan untuk kendaraan roda empat menjadi Rp3.000 dari sebelumnya Rp2.000.

“Apabila dihitung rata-rata kenaikan tarif parkir mencapai 200% lebih. Lalu kenapa hanya sedikit saja kenaikan PAD? Dari Rp23 miliar menjadi Rp26 miliar, jelas itu tidak cocok,” ujarnya. Dia meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut benar-benar serius menggali PAD yang ada, termasuk sektor retribusi parkir tepi jalan.

Reza shahab
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
1 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
2 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
2 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
3 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
3 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved