GT Tak Bohong Alami Kekerasan

Kamis, 09 Juli 2015 - 03:45 WIB
GT Tak Bohong Alami...
GT Tak Bohong Alami Kekerasan
A A A
JAKARTA - Psikolog dari Safe House atau Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) menyebutkan, GT tidak berbohong dengan tindak kekerasan dari ibunya, LSR (47). Hasil itu diketahui berdasarkan pemeriksaan tes intelegensia, tes grafik, dan indikator.

"Berdasarkan pemeriksaan psikologis tidak terlihat adanya kebohongan. Sementara, dilihat dari gestur tubuh tiap kali bertemu dengan GT, pernyataannya selalu sama dan konsisten," kata psikolog dari RPSA atau Safe House Euis Heni Mulyani di Jakarta, Rabu 8 Juli 2015.

Hasil pemeriksaan psikologis, terang Euis, GT memiliki sifat nakal yang wajar. Kenakalannya pun terjadi bukan karena rasa bencinya kepada ibunya, tapi benci terhadap ayahnya yang telah meninggalkan keluarganya tersebut.

"Dia tidak benci ibunya, dia benci ayahnya karena (GT) ditinggalkan. Dia sangat sayang ibunya tapi merasa perlakuan ibunya berlebihan. Sama kakaknya juga sayang, karena dia dapat jajan dari kakaknya, sayang sama adiknya, tapi katanya adiknya jahil," tuturnya.

Saat ini, papar Euis, permasalahan yang tengah dihadapi GT itu rasa cemasnya dan sosialnya. Pasalnya, GT kerap merasa tertekan saat berada di rumahnya.

Tekanan itu pula yang membuat dia tidak dapat bersosialisasi dengan baik terhadap lingkungannya.

"Hasil penemuan kami ini akan di-combine dengan hasil dengan psikolog-psikolog lainnya dan hasil pemeriksaan pihak kepolisian. Dari keterangan GT, mamanya suka pergi malam, kakaknya sama adiknya diajak pergi (sedang dia dibiarkan saja). Mamanya juga suka minum (beralkohol)," tuturnya.

PILIHAN:

Polisi: GT Diduga Berbohong Digergaji Ibu Kandung


Kemensos: Diduga Dirgergaji, GT Tidak Alami Trauma Berat


Polisi Masih Tunggu Hasil Visum Bocah Diduga Digergaji
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved