GT Akui Digores Gergaji

Kamis, 09 Juli 2015 - 03:15 WIB
GT Akui Digores Gergaji
GT Akui Digores Gergaji
A A A
JAKARTA - GT, anak 12 tahun yang diduga korban kekerasan ibu kandungnya LSR, tidak melakukan pembohongan soal kekerasan tersebut.

Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan dan wawancara yang dilakukan pihak Safe House atau Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Kementerian Sosial (Kemensos) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Kepala RPSA Kemensos Neneng Heriyani mengatakan, berdasarkan pengakuan GT di RPSA, GT menerima tindak kekerasan sejak enam tahun yang lalu. Selain GT, kakak dan adiknya pun mengalami tindak kekerasan, namun tidak sekeras yang dilakukan LSR pada GT.

"GT masih diobservasi. Ada bukti fisik, GT pun sudah diwawancara. Secara fisik, ada bukti kekerasan, seperti luka-luka tapi sudah kering," katanya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2015).

Menurut Neneng, dari hasil wawancara tersebut, GT merupakan anak yang pandai lantaran memiliki IQ 113. Maka itu, GT pun dapat menjelaskan apa yang dialaminya itu secara sistematis.

GT pun mengungkapkan, kalau luka yang ada di tanganya itu lantaran tangannya digores gergaji kecil sehingga luka yang ada pun tidak begitu besar.

"GT bilang, saya tidak sampai digergaji gitu (digerek-gerek pakai gergaji), tapi gergaji kecil (digores sampai terluka). GT juga bilang, di rumah dia tidak boleh sosialisasi dengan temannya," tuturnya.

Meski demikian, berdasarkan hasil mapping history, GT masih memiliki rasa sayang terhadap ibunya. Saat ini, GT pun masih berada di RSPA atau Safe House tersebut dalam kondisi yang aman.

"Dari hasil mapping, dia bilang, mama perhatian, marah-marah, baik, perintah-perintah, mama lagi tidur, mama bengong, kakak ngasih jajan, kakak sewot, adik nurut, adik nakal. Saat ini GT belum mau pulang, masih ingin di Safe House. Walaupun ibunya mau ketemu, tapi kami tunggu sampai GT nya mau (pulang)," kata Neneng.

PILIHAN:

Polisi: GT Diduga Berbohong Digergaji Ibu Kandung


Ngaku Tangan Digergaji, GT Diperiksa Psikolog Forensik

Pengakuan Ibunda GT Soal Tangan Anaknya Digergaji
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved