Populasi Badak Jawa di Ujung Kulon Tinggal 57 Ekor

Selasa, 07 Juli 2015 - 18:08 WIB
Populasi Badak Jawa...
Populasi Badak Jawa di Ujung Kulon Tinggal 57 Ekor
A A A
SERANG - Jumlah populasi badak Jawa atau rhinoceros sondaicus, di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Kabupaten Pandeglang, Banten, hasil monitoring pada tahun 2014 ditemukan sebanyak 57 ekor.

Berdasarkan data Balai Taman Nasional Ujung Kulon, jumlah populasi badak Jawa tahun 2014, berdasarkan monitoring dengan menggunakan 100 kamera video trap yang dipasang sejak Februari hingga Desember 2014, menghasilkan total 12.016 klip video.

Sebanyak 570 klip video di antaranya terekam badak Jawa, dan hasil identifikasi dapat dihitung sebanyak 57 ekor terdiri dari 31 berjenis kelamin jantan, dan betina 26 ekor, termasuk satu badak jantan masih anak-anak dan tiga anak betina.

"Dari tahun 2011-2013 jumlahnya ada 60 individu. Lalu 2014 terekam hanya satu individu baru. Sementara tahun 2014, ada empat ekor badak mati, jadi totalnya sekarang ada 57 individu," kata Kepala TNUK Banten Mochamad Haryono, kepada wartawan, di Kota Serang, Selasa (7/7/2015).

Ditambahkan dia, untuk membedakan badak, pihaknya menggunakan proses identifikasi dengan ukuran bentuk dan posisi cula, kerut kulit disekitar mata, kerut wajah, lipatan leher, posisi dan bentuk telinga, cacat, luka, dan warna kulit.

"Hasilnya, perbedaan jumlah individu jantan dengan betina, di Taman Nasional Ujung Kulon adalah satu berbading 0,84. Ini menunjukan bahwa populasi badak Jawa masih mengalami perkembangbiakan secara alami walaupun sangat lambat," jelasnya.

Tim yang diterjunkan untuk melakukan monitoring badak Jawa ini sebanyak empat tim yang dinamanakan Tim Rhino Monitoring Unit yang di dalamnya ada satu petugas balai dan tujuh warga untuk melakukan monitoring setiap bulannya.

"Kami juga siapkan satu Tim Rhino Healthy Unit untuk meningkatkan upaya penanganan terkait kondisi kesehatan badak Jawa, khusunya identifikasi penyebab kematian badak, serta antisipasi penularan penyakit terhadap badak Jawa," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
8 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
9 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved