Wabup Cirebon Terancam 20 Tahun Penjara

Kamis, 02 Juli 2015 - 08:08 WIB
Wabup Cirebon Terancam...
Wabup Cirebon Terancam 20 Tahun Penjara
A A A
BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi alias Gotas telah melakukan tindak pidana korupsi dan terancam hukuman 20 tahun pen jara.

Gotas diduga telah memotong dana bansos Pemkab Ci re bon tahun anggaran 2009- 2012 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,564 miliar. Selain Gotas, dua terdakwa lain nya juga hadir dan duduk di kur si pesakitan, yakni Wakil Sek retaris DPC PDIP Cirebon Emon Purnomo, dan Ketua PAC PDIP Kecamtan Kedawung Subekti Sunoto. Dalam dakwaannya, Gotas yang saat itu menjabat sebagai Ke tua DPRD Kabupaten Cirebon disebut telah melakukan pe motongan dana hibah atau ban sos untuk kepentingan partainya.

Kasus itu berawal saat Pemkab Cirebon mengalokasikan angg aran belanja hibah dan bansos untuk 2009-2012 se besar Rp298,4 miliar. Seperti biasanya pimpinan DPRD se la ku Badan Anggaran (Banggar) mengajukan usulan penerima dana hibah dan bansos tersebut. “Setelah itu Gotas me ngadakan pertemuan dengan ketua ran ting dan pengurus DPC PDIP di rumah dinasnya, dan diikuti terdakwa Emon dan Subekti,” kata Jaksa SB Hartono saat membacakan berkas dakwaannya pada sidang perdana kasus dugaan korupsi dana Bansos Pemkab Cirebon di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1A Khusus Ban dung, kemarin.

Menurutnya, saat per te - muan di rumah dinasnya Gotas mem beritahukan kalau Pem - kab Cirebon akan mengucurkan da na hibah dan bansos. Bahkan, Go tas menyebutkan dana yang akan diterima masyarakat dan ke lompok masyarakat akan di - kenakan potongan untuk ke - pentingan partai. Dari hasil pemotongan terse but, kata JPU, Gotas akan men dapatkan uang Rp1,564 miliar dengan rincian pemotongan Rp1,3 miliar, fiktif Rp 160 juta dan digunakan tidak sesuai peruntukannya Rp59,6 juta.

“Perbuatan Gotas bersamasa ma dengan Emon dan Subekti ter sebut telah mengakibatkan ke rugian negara sebesar Rp1,564 miliar,” sebut Har tono. Atas perbuatannya itu, Go - tas, Emon dan Subekti didakwa te lah melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No 31/1999 sebagaimana yang telah diubah da lam UU No 20/2001 tentang Pemb erantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan primair.

Mereka pun dikenakan Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No 31/1999 se bagaimana yang telah diubah da lam UU No 20/2001 tentang Pem berantasan Tipikor sebagai mana dakwaan subsidair. Atas dakwaan yang diajukan JPU tersebut Gotas mengajukan nota keberatan (eksepsi) yang akan dibacakan pada si - dang yang akan digelar pada Rabu (8/7) pekan depan. Sementara Emon dan Subekti tak akan me ngajukan keberatan.

Iwa ahmad sugriwa
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
11 menit yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
22 menit yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
1 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
2 jam yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
3 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved