Beraksi di Waktu Berbuka Puasa, Maling Motor Ditembak Polisi
Jum'at, 26 Juni 2015 - 17:45 WIB
Beraksi di Waktu Berbuka Puasa, Maling Motor Ditembak Polisi
A
A
A
JAKARTA - Petugas Polsek Kalideres menembak kaki Eep Haryanto (29) pelaku pencurian sepeda motor menjelang berbuka puasa kemarin. Eep dilumpuhkan dnegan timah panas karena melawan saat akan ditangkap.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Khoiri mengatakan, Eep ditembak ketika berupaya kabur saat dilakukan pengembangan oleh kepolisian di sebuah tempat di Jakarta Barat, pada Kamis 25 Juni 2015 malam. Sebelumnya Eep diringkus petugas saat beraksi di Jalan Peta Utara, Kalideres, Jakarta Barat, menjelang waktu berbuka puasa kemarin.
Eep bersama seorang temannya saat itu mencuri motor Honda Supra 125 hitam nopol B 3074 BRV milik Edi Mariono (40). Korban yang melihat aksi ini pun berteriak minta pertolongan.
Saat bersamaan ada polisi yang melintas di lokasi kejadian. Pengejaran pun dilakukan hingga akhirnya Eep tertangkap 500 meter dari lokasi kejadian.
Sedangkan pelaku lain berhasil kabur dalam pengejaran tersebut. "Kita masih mengembangkan kasus ini. Bila kondisinya membaik, kita akan kembali membawa Eep untuk memberitahu lokasi persembunyian pelaku lain," ucapnya.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Khoiri mengatakan, Eep ditembak ketika berupaya kabur saat dilakukan pengembangan oleh kepolisian di sebuah tempat di Jakarta Barat, pada Kamis 25 Juni 2015 malam. Sebelumnya Eep diringkus petugas saat beraksi di Jalan Peta Utara, Kalideres, Jakarta Barat, menjelang waktu berbuka puasa kemarin.
Eep bersama seorang temannya saat itu mencuri motor Honda Supra 125 hitam nopol B 3074 BRV milik Edi Mariono (40). Korban yang melihat aksi ini pun berteriak minta pertolongan.
Saat bersamaan ada polisi yang melintas di lokasi kejadian. Pengejaran pun dilakukan hingga akhirnya Eep tertangkap 500 meter dari lokasi kejadian.
Sedangkan pelaku lain berhasil kabur dalam pengejaran tersebut. "Kita masih mengembangkan kasus ini. Bila kondisinya membaik, kita akan kembali membawa Eep untuk memberitahu lokasi persembunyian pelaku lain," ucapnya.
(whb)