Tiga Pos Emergency Dibuka di Pusat Jajanan Berbuka Puasa

Jum'at, 26 Juni 2015 - 09:52 WIB
Tiga Pos Emergency Dibuka...
Tiga Pos Emergency Dibuka di Pusat Jajanan Berbuka Puasa
A A A
MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemko Medan bersama beberapa rumah sakit swasta membuka pos emergency di tiga titik pusat jajanan makanan/ minuman berbuka puasa, yakni Ramadhan Fair Taman Sri Deli; Kampung Ramadhan Lapangan Cadika Medan; dan Ramadhan Fair Mabar.

Di tiga pos itu telah siaga dua dokter, tiga perawat, dan satu mobil ambulans. “Dokter dan perawatnya dari puskesmas dan rumah sakit swasta di sekitar lokasi pusat jajanan itu. Pos emergency dibuka mulai pukul 18.00 - 23.00 WIB,” kata Kepala Dinkes Pemko Medan, Usma Polita Nasution, Kamis (25/6). Pos emergency tersebut juga memberikan pelayanan gratis bagi masyarakat yang ingin memeriksa kondisi gula darah, tekanan darah, dan lainnya.

Tidak hanya itu, Dinkes Pemko Medan juga menyiapkan obatobatan untuk masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan di pos tersebut. Selain itu, Dinkes Medan memeriksa makanan dan minuman berbuka puasa di tiga lokasi tersebut. Pemeriksaan yang dilakukan, yakni uji boraks, formalin, rhodamin B, methyl yellow , dan zat kimia berbahaya lainnya. Sampel yang diperiksa berupa bakso, makanan berwarna, tahu, kue, empekempek, dan lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan, sejauh ini belum ditemukan makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya. Pemeriksaan ini dilakukan karena Dinkes Pemko Medan ingin melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan higienis sanitasi yang dikelola penjual atau penjaja makanan berbuka puasa.

Dalam Undang-Undang (UU) No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, sudah jelas menerangkan bahwa makanan dan minuman harus didasarkan standar persyaratan kesehatan. Balai Besar Pemeriksaan Obat Makanan (BB POM) Medan sebelumnya juga memeriksa jajanan makanan dan minuman di Ramadhan Fair menggunakan pemeriksaan laboratorium keliling.

Kepala BBPOM medan, Ali Bata Harahap, mengatakan, dari pengujian sekitar 15 jenis makanan seperti bakso, tahu baso, agaragar, mi, saus, dan kue-kue, tidak ditemukan zat-zat yang membahayakan kesehatan, sehingga layak dikonsumsi.

Siti amelia
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
9 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
13 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved