Puluhan Orang Asal Karawang Tertipu Biro Perjalanan Umrah

Selasa, 23 Juni 2015 - 00:25 WIB
Puluhan Orang Asal Karawang...
Puluhan Orang Asal Karawang Tertipu Biro Perjalanan Umrah
A A A
DEPOK - Puluhan calon jemaah umrah asal Karawang, Jawa Barat menjadi korban penipuan. Tadi pagi, puluhan jemaah ini mendatangi rumah pemilik biro perjalanan di Perumahan Taman Cipayung RT 1/RW 27, Sukmajaya, Depok.

Puluhan calon jamaah umrah dari Karawang ini mendatangi rumah Dwi Supriyono. Pasalnya, para jamaah telah ditipu Supriyadi, pemilik agen perjalanan PT Pandan Harum Sakinah (PHS).

Calon jamaah yang gagal berangkat itu telah menyetor uang Rp17 juta dan dijanjikan berangkat umrah pada 23 April lalu. Namun, hingga akhir Juni para jemaah belum juga diberangkatkan.

Para jemaah dikordinir oleh H Nawawi selaku pimpinan penyelenggara rombongan umrah dari Ponpes Al Ghuroba di Karawang. "Dari rombongan saya ada 58 calon jemaah yang gagal berangkat. Uang sudah disetorkan Rp853 juta kepada Supriyono," kata Nawawi ketika mendatangi rumah Supriyadi di Depok, Senin 22 Juni 2015.

Sebagai kordinator penyelenggara, dirinya yang kini dikejar-kejar oleh jemaah. Karena tidak mendapat respons positif dari Supriyono maka dia memutuskan melaporkan kasus ini ke Polres Karawang pada 24 April.

"Kedatangan saya ke sini untuk memastikan keberadaan beliau dan meminta pertanggung jawaban karena saya yang dikejar-kejar jemaah," katanya. Nawawi menuturkan, modus yang dilakukan pemilik biro perjalanan Pandan Harum Sakinah (PHS) pada calon jemaah umrah adalah dengan memberikan iming-iming biaya murah.

Calon jemaah hanya dikenakan biaya umrah Rp17 juta dengan rincian Rp15,5 juta untuk biaya umrah, Rp500.000 untuk operasional dan Rp1 juta untuk infak pondok pesantren. "Supriyono (dari pihak PHS) yang datang ke pondok pesantren saya dan menawarkan perjalanan umrah dengan biaya murah. Kemudian para jemaah saya yang mengkordinir," kata H Nawawi.

Nawawi meminta agar pimpinan PHS segera mengembalikan uang milik jemaah yang gagal berangkat umrah.
(whb)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Edan, Sepasang Kekasih...
Edan, Sepasang Kekasih Ini Kompak Gadaikan 6 Mobil Rental untuk Hura-hura
Berita Terkini
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
18 menit yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
39 menit yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
50 menit yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
50 menit yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
53 menit yang lalu
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
1 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved