70 Desa di Gunungkidul Rawan Kekeringan

Selasa, 23 Juni 2015 - 04:00 WIB
70 Desa di Gunungkidul...
70 Desa di Gunungkidul Rawan Kekeringan
A A A
GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan pemetaan lokasi kekeringan yang kemungkinan melanda Gunungkidul. Diprediksi, sebanyak 70 desa di kabupaten terluas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini akan dilanda kekeringan selama musim kemarau.

Meski demikian, kekeringan yang mulai terjadi di beberapa wilayah di Gunungkidul belum membuat pemkab melakukan dropping air. Hasil kajian awal, kekeringan masih wajar dan belum terlalu dirasakan masyarakat luas.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunungkidul Dwi Warno Widinugroho menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan.
Hasil kajian adalah belum diperlukan upaya dropping dari Dinsosnakertrans.

"Memang terjadi kekeringan, namun belum merata, masih parsial. Padahal bantuan kita bukan untuk pribadi namun untuk masyarakat luas," jelasnya, Senin (22/6/2015).

Dengan adanya masukan pihak kecamatan ini, pihaknya memang belum bisa melakukan dropping air. Setelah ada proposal resmi dari pihak desa, pihaknya baru bisa memberikan bantuan sosial berupa air gratis tersebut.

"Bukannya kami menunda proses dropping. Namun skala prioritas yang kami kedepankan. Sifat bantuan kami untuk komunal, bukan untuk perseorangan," lanjut dia.

Dia berharap, pihak desa aktif melihat perkembangan kekeringan di masing-masing desa. Dengan demikian, secara cepat mengajukan proposal bantuan air bersih.

Dia mengakui, dari analisis yang sudah dilakukan, sebanyak 70 desa di Gunungkidul diprediksi rawan kekeringan pada tahun ini. Perkiraan ini masih bisa berubah, karena data yang digunakan merupakan hasil pemetaan lokasi rawan di tahun lalu.

"Itu peta kerawan kita. Jadi mari kita lihat perkembangannya, karena bisa berkurang namun bisa bertambah," beber Dwi Warno.

Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul Gustarto mengatakan, peta kekeringan tiap tahun seringkali berubah.

Berdasarkan catatannya, dari 70 desa yang diprediksi rawan kekeringan, tersebar di 449 dusun. "Kita terus pantau dan menunggu laporan dari pihak kecamatan," katanya.

Potensi kekeringan juga didominasi di wilayah bagian selatan. Sedangkan untuk kecamatan, kekeringan terparah ada di Kecamatan Girisubo dan Kecamatan Rongkop.

PILIHAN:
Debit Air Menurun, Warga Prambanan Resah
(zik)
Berita Terkait
3.921 Warga Sukamukti...
3.921 Warga Sukamukti Cikarang Dipasok 80.000 Liter Air Bersih
Musim Kemarau, 12 Kecamatan...
Musim Kemarau, 12 Kecamatan di Majalengka Rawan Kekurangan Air Bersih
Warga Desa Tumpabiring...
Warga Desa Tumpabiring Maros Kesulitan Air bersih
Kiai Muda Ganjar Salurkan...
Kiai Muda Ganjar Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Bojonegoro
Warga Kunjorowesi Mojokerto...
Warga Kunjorowesi Mojokerto Mulai Krisis Air Bersih
Prihatin Warga Pesisir...
Prihatin Warga Pesisir Kekeringan, Kodim 1422 Maros Bagikan Air Bersih
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved