Rokok Cukai Palsu Beredar Luas

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:29 WIB
Rokok Cukai Palsu Beredar...
Rokok Cukai Palsu Beredar Luas
A A A
GUNUNGKIDUL - Sejumlah toko kelontong di Gunungkidul ditengarai menjual rokok dengan cukai palsu.

Beruntung, petugas Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindakop ESDM) berhasil mengamankan barang bukti da ri beberapa toko kecil di wilayah Kecamatan Patuk. Beberapa nama merek rokok yang diduga kuat memberikan la bel cukai palsu di antaranya adalah rokok dengan merek CC mild dan Bintang Samudera. Sedangkan satu merek rokok diketahui tanpa label cukai yang dipasarkan dengan nama JV moon.

Pihak produsen juga sengaja membuat bungkus rokok mirip dengan merek-merek rokok terkenal dengan harga premium. Untuk Bintang Samudera misalnya, bungkusnya menyerupai rokok Sampoerna Djisamsoe dan untuk CC mild mirip dengan GG mild yang beredar luas di masyarakat. Kepala Seksi Distribusi dan Perlindungan Konsumen Disperindakop ESDM Gunung kidul Supriyadi menjelaskan, pihaknya memang tidak melakukan penyitaan.

Namun, beberapa sampel rokok diambil dari sejumlah toko kecil di dua kecama - tan, masing-masing Patuk dan Gedangsari. “Dari sampel yang ka mi ambil, semua memang meng gunakan pita cukai palsu dan cukai kedaluwarsa,” ucapnya kepada wartawan, kemarin. Dijelaskannya, keberadaan rokok-rokok tanpa cukai tersebut merugikan keuangan negara.

Pihaknya meminta kepada para pedagang berhati-hati menerima produk rokok yang di tengarai merugikan keuangan negara dengan cukai rokok yang tidak dibayarkan tersebut. “Kami sementara sosialisasi. Namun ke depan, kami akan tindak tegas berupa penyitaan,” katanya.

Sementara, Wakil ketua komisi B DPRD Gunungkidul Edi Susilo berharap ada upaya tegas dari penegak hukum untuk mengungkap kasus rokok dengan cukai palsu tersebut. Ini lanta ran selama ini cukai rokok turut serta dalam pembangunan di daerah lewat bagi hasil cukai rokok. “Ini jelas merugikan keuangan negara dan mengurangi hasil cukai negara. Kami berharap ada tindakan tegas,” ucapnya.

Menurutnya, para pedagang juga harus mendapatkan pembinaan termasuk untuk menolak menjual rokok tanpa cukai atau cukai rokok yang ditengarai palsu tersebut. “Ini tugas kepolisian juga. Jadi semestinya ada upaya menyita rokok-rokok dengan cukai palsu tersebut,” tandas politikus PAN ini.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved