Pergerakan Harga Sembako Masih Wajar

Kamis, 11 Juni 2015 - 08:32 WIB
Pergerakan Harga Sembako...
Pergerakan Harga Sembako Masih Wajar
A A A
KULONPROGO - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY memantau harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa di Pasar Wates. Secara umum pergerakan harga dinilai masih wajar dan tidak banyak mengalami kenaikan.

Kenaikan hanya terjadi pada komoditas tertentu karena setiap komoditas memiliki siklus. “Secara keseluruhan harga yang ber hasil kami pantau masih stabil,” kata Asisten Setda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didik Purwadi disela-sela pengawasan di Pasar Wates, kemarin. Guna mengendalikan inflasi ada empat hal yang menjadi sasaran pantauan, yaitu pasokan barang, memastikan distribusi lancar, harga tetap terjangkau, dan mengedukasi masyarakat.

Edukasi ini penting agar konsumen memiliki ekspektasi (pemahaman) pasar. Dengan begitu saat berbelanja mereka hanya sesuai kebutuhan sehingga tidak memunculkan panic buying. “Eks pektasi pasar penting agar tidak me munculkan kepanikan masyarakat saat harga naik,” ujar Didik. TPDI juga telah menggelar operasi pasar untuk komoditas kebutuhan pokok dan elpiji beberapa waktu lalu.

Operasi pasar dilakukan guna mengendalikan harga yang mengalami lonjakan. Ketua II TPID DIY Arief Budi Santoso mengatakan ada siklus komoditas tertentu di pasar tradisional, seperti saat musim hajatan, harga daging ayam, dan telur, akan meningkat. Ini terjadi karena banyak warga menggelar hajatan menjadikan harga terkerek naik. “Seperti cabai dan daging ayam kerap naik saat bulan Syaban,” katanya.

Arief yang merupakan Kepala Bank Indonesia Yogyakarta ini menjamin siklus tersebut akan terus dipantau untuk melihat kondisi harga komoditas dipasaran. Khususnya terhadap komoditas yang harganya naik. Kecenderungan harga komoditas po kok akan turun pada awal pua sa dan baru naik memasuki Lebaran. “Jika masih wajar, tidak masalah.

Namun kalau harganya naik cukup tinggi, jangan sampai membuat masyarakat tidak mampu membeli,” kata Arief. Asisten II Setda Kulonprogo Triyana menambahkan, Dinas Perindag dan ESDM Kulon progo sebenarnya telah mentau rutin komoditas barang di pasar tradisional setiap pekan. “Pengen dalian kami lakukan dengan pemantauan rutin, terutama menjelang Ramadan ini,” ucap Triyono.

Kuntadi
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
3 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
3 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
4 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
10 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
10 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved