Fenomena Cacing Sebelum Gempa 2006 Tak Masuk Arsip

Jum'at, 05 Juni 2015 - 13:51 WIB
Fenomena Cacing Sebelum...
Fenomena Cacing Sebelum Gempa 2006 Tak Masuk Arsip
A A A
BANTUL - Kantor Arsip Kabupaten Bantul mengaku jika keluarnya cacing ke permukaan tanah dalam keadaan menggelepar tidak terekam dalam dokumen sebelum gempa yang mereka miliki. Sehingga, fenomena cacing keluar tanah tersebut tidak bisa dipastikan sebagai salah satu penanda akan terjadinya gempa bumi dahsyat lagi.

Kepala Kantor Arsip Bantul Partini mengatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki puluhan ribu dokumen gempa bumi 2006 silam. Dokumen-dokumen tersebut dia kumpulkan bersama staf-stafnya, karena ingin membangun museum gempa.

Dokumen-dokumen tersebut berisi berbagai peristiwa paska gempa bumi mulai dari ketika terjadi hingga penanganan tanggap darurat. “Kami memang sedang memverifikasi dokumen-dokumen yang gempa yang telah terkumpul,” paparnya, Jumat (5/6/2015).

Terkait dengan fenomena cacing, dia tidak bisa memastikannya apakah penanda akan terjadinya gempa atau tidak. Sebab, secara umum Bangsa Indonesia memiliki kelemahan dalam mengelola dokumen apapun. Seperti peristiwa gempa besar tahun 1943 lalu, harusnya pemerintah sudah berupaya mengumpulkan dokumen-dokumen pendukungnya.

Dengan adanya dokumen gempa tersebut, masyarakat bisa mempelajari peristiwa apa saja yang mungkin bisa menjadi penanda akan terjadinya gempa. Tidak seperti saat ini, peristiwa apapun cenderung dihubung-hubungkan dengan gempa bumi 2006.

“Kalau cacing itu kan setiap menjelang musim kemarau pasti ke luar. Ini kok dihubung-hubungkan dengan gempa. Padahal tidak ada arsip ataupun dokumen yang menguatkannya,” tandasnya.

Partini mengungkapkan, saat ini pihaknya memang tengah mengumpulkan dokumen berkaitan dengan gempa. Mulai dari dokumen foto, rekaman video, hasil wawancara dengan stakeholder yang menangani gempa sudah berhasil dikumpulkan. Namun, pihaknya masih menunggu jika ada masyarakat yang ingin mengumpulkan sebagai dokumen Negara.

Arsiparis yang juga Koordinator Akuisisi Arsip Gempa Kantor Arsip Bantul Agus Subiyanto menambahkan, sudah puluhan ribu dokumen gempa yang berhasil dikumpulkan oleh Kantor Arsip Bantul.

Dokumen tersebut berisi tentang laporan kerusakan akibat gempa, kerusakan infrastruktur umum, korban gempa, tanggap darurat yang dulu semboyannya yang penting hidup dulu, pembagian living cost dan berbagai rekaman video lainnya.

“Kami juga menyimpan dokumen aduan-aduan yang ada di masyarakat. Namun sayang, belum ada yang berisi peristiwa sebelum gempa,” paparnya.

Menurutnya, rekaman peristiwa apapun terkait dengan gempa sangat menarik untuk dipelajari dan disimpan sebagai dokumen. Sebab, Bantul sebagai daerah yang rawan terjadi gempa bumi harus memiliki dokumen yang bisa dipelajari anak cucu mereka.
(san)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan M 5,7 Guncang Bayah Banten
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
4 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved