Brigadir Freddy Tikam Perut dan Leher Sendiri

Rabu, 03 Juni 2015 - 20:09 WIB
Brigadir Freddy Tikam...
Brigadir Freddy Tikam Perut dan Leher Sendiri
A A A
KEDIRI - Anggota Kepolisian Resor Kediri yang ditempatkan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, Brigadir Freddy Nugroho, nekat menikam perut dan lehernya sendiri.

Freddy sempat menolak dan bahkan melawan saat petugas medis mengulurkan pertolongan pertama. Beruntung, nyawa Freddy masih bisa diselamatkan.

"Syukurlah bisa diselamatkan," ujar Kepala BNN Kabupaten Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Heru Cahyo Wibawa kepada wartawan, Rabu (3/6/2015).

Insiden tersebut terjadi di rumah orangtua Brigadir Freddy di Dusun Suwaluh, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Korban terkapar di dalam kamar dengan luka bersimbah darah. Mata pisau melukai bagian ulu hati dan leher. Oleh orangtuanya, Freddy langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Belum diketahui pasti motif yang melatarbelakangi.

Brigadir Freddy berstatus lajang. Enam bulan terakhir ini ia ditempatkan di Kantor BNN Kabupaten Kediri. Menurut Heru, kinerja anak buahnya itu cukup baik. Sepengetahuannya, tidak ada masalah terkait pekerjaan yang mendorong alasan yang bersangkutan mencoba bunuh diri.

"Saat bertemu kemarin kondisinya normal normal saja. Sepertinya tidak ada masalah," tuturnya.

Kendati demikian, dari keterangan kekasih Freddy, yang bersangkutan tengah mengalami tekanan mental. Freddy dikatakan dalam keadaan trauma dan nervous. Hanya saja belum diketahui akar penyebabnya.

"Sepertinya ada masalah pribadi yang disembunyikan," papar Heru.

Informasi yang disampaikan salah seorang petugas kepolisian, Freddy meronta dan melawan saat hendak diselamatkan.

Saat ini, kesadaran Freddy sudah pulih namun belum bisa diajak komunikasi. Menurut Juru Bicara RS Bhayangkara Kediri Emi Pujiharti, kondisi luka di ulu hati dan leher itu cukup serius. Luka tusukan itu diduga kuat berasal dari senjata tajam sejenis pisau.

"Meski sudah dalam keadaan sadar, korban sepertinya masih mengalami traumatis."
(zik)
Berita Terkait
Aiptu Maulana Yusuf...
Aiptu Maulana Yusuf Lulus Doktor dengan Predikat Cumlaude, Bukti Dedikasi dan Prestasi di Kepolisian
Diduga Dianiaya 6 Seniornya,...
Diduga Dianiaya 6 Seniornya, Bripda Rahmat Gazali Kini Terbaring di RSUD Ternate
Begini Lanjutan Kasus...
Begini Lanjutan Kasus Polisi Tembak Polisi di Bogor
Ratusan Anggota Polres...
Ratusan Anggota Polres Metro Bekasi Lakukan Tes Urine
Dari Balik Jeruji, Polisi...
Dari Balik Jeruji, Polisi Ini Ajarkan Tahanan Mengaji dan Sumbangkan Gaji untuk Bantu Warga
Polisi Air Ini Mengajar...
Polisi Air Ini Mengajar Ekstrakulikuler dan Mengaji gratis untuk Anak-anak Nelayan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved