Pesan Berantai Bakal Ada Gempa Dahsyat Resahkan Warga Yogya

Rabu, 03 Juni 2015 - 12:33 WIB
Pesan Berantai Bakal...
Pesan Berantai Bakal Ada Gempa Dahsyat Resahkan Warga Yogya
A A A
YOGYAKARTA - Terdapat pesan berantai yang beredar di Yogyakarta melalui beragam media sosial terkait bakal terjadi bencana dasyat dalam waktu dekat. Pesan itu berisi fenomena alam terkait keluarnya cacing tanah dalam kondisi lemas.

Kondisi itu seperti saat sebelum terjadi gempa bumi tektonik pada 27 Mei 2006 silam yang meluluhlantahkan wilayah Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah.

Isi pesan itu memberi himbauan bagi masyarakat, khususnya pesisir Bantul supaya meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana. Berikut isi pesan berantai tersebut:

"Buat teman2 yg di Yogya ada ngak yg tinggal di dekat Bantul , ini ada info dari teman ku yg anggota Basarnas : buat jaga2 : dari bantul merata , wilayah Berbah , prambanan sampai solo , ada fenomena aneh , banyak cacing keluar dari tanah dalam keadaan lemas , teman ku sih saran kan siap emergency , karena dulu saat gempa terjadi seminggu setelah fenomena cacing ini juga muncul, analisa awal, terjadi peningkatan aktifitas tektonik di jalur Subduction kidul kono, akibat terjadi pelepasan energy ke permukaan tanah, fenomena ini pernah terjadi pada tahun 2006 sebelum gempa besar di DIY/ khusus nya Bantul sekitarnya"

Belum diketahui siapa yang pertama mengirim pesan tersebut. Namun, pesan itu diduga dari orang yang mengenal dekat dengan personil Basarnas untuk mengingkatkan kembali ada bencana hebat yang pernah terjadi di Yogyakarta.

Humas Basarnas DIY Rahmawati justru heran dengan isi pesan tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui siapa yang membuat pesan hingga berantai tersebut. Namun, dia menjelaskan belum ada ilmu pasti yang bisa memprediksi gempa bumi.

"Gempa bumi tidak bisa diprediksi kapan itu terjadi. Begitu juga dengan tanda-tandanya. Kalau gempa bumi vulkanik (gunung berapi) ditandai dengan muntahnya lahar sebelum terjadi letusan," jelasnya.

Alumnus Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu meminta warga untuk tetap tenang dan waspada karena bencana alam bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk itu, meningkatkan kewaspadaan diri menjadi kunci dalam mengenal bencana.

"Saya kira itu engak bener, gempa tektonik engak bisa diprediksi, dianalisa. Kalau ada gempa ya sudah, terjadi begitu saja. Kuncinya masyarakat harus tenang dalam menghadapi bencana," sebutnya.

Ibu satu anak itu menepis bahwa informasi itu datang dari Basarnas. "Engak bener itu, masak buat informasi yang membuat resah. Bisa resah kalau orang belum paham, tidak memiliki bekal ilmu cukup, kasihan masyarakat menerima informasi itu mentah-mentah," jelasnya.

Rahma justru melihat keluar cacing dari tanah hanya faktor cuaca. Apalagi, saat ini memasuki musim panas sehingga cacing keluar tanah mencari tempat yang lembab.

"Setiap pergantian musim kan begitu, cacing keluar cari tempat lembab karena tanah mengering. Itu sudah biasa terjadi, jangan disangkut pautkan dengan bencana, saya kan orang kampung juga," ujarnya.

Terpisah, fenomena keluar cacing dalam tanah diakui, As'adah, warga Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Pengelola kolam renang kampung air itu mengaku sering melihat cacing yang keluar akhir-akhir ini di sekitar got saluran pembuangan air. "Kalau agak jauh dari got biasanya keluar, ada bekas jalan karena kering," jelasnya.

Dia mengaku tidak mengetahui jika ada pesan berantai itu bakal terjadi gempa seperti tahun 2006 silam. "Jangan nakut-nakuti, kita itu masih serem kalau mengingat gempa 2006," ujar ibu satu anak ini.
(nag)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
4 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
1 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
4 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved