Tarif Parkir Umum Diwacanakan Naik

Rabu, 03 Juni 2015 - 11:50 WIB
Tarif Parkir Umum Diwacanakan...
Tarif Parkir Umum Diwacanakan Naik
A A A
SUKOHARJO - Meningkatnya potensi pendapatan dari sektor perparkiran membuat Pemkab Sukoharjo berencana menaikkan tarif parkir umum tahun depan.

Saat ini Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) tengah menyusun revisi Perda No 13/2011 tentang Retribusi Daerah. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perhubungan Informasi dan Komunikasi Sukoharjo Jarot Harjanto mengatakan, wacana perubahan tarif parkir masih akan dikoordinasikan dengan instansi terkait utamanya dalam penyusunan revisi perda.

Menurutnya, sesuai hasil kajian sementara, kenaikan tarif parkir bervariasi antara 50-100% dari nilai retribusi semula. Dia mencontohkan tarif parkir untuk sepeda onthel dari Rp300 diusulkan naik menjadi Rp500. Sementara sepeda motor naik 100% dari Rp500 menjadi Rp1.000. Demikian halnya kendaraan roda empat dari Rp1.000 naik menjadi Rp2.000. Sementara untuk truk dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 dan truk tronton dari Rp3.000 naik Rp5.000 per mobil.

“Dalam pertemuan nanti akan dibahas draf revisinya. Jika sudah final, baru disampaikan ke DPRD dan dimasukkan dalam Program Legislasi Daerah atau Prolegda,” ujarnya kemarin. Jarot menambahkan, potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran selalu naik. Untuk tahun ini kontribusi parkir untuk PAD senilai Rp515 juta. Nilai tersebut merupakan hasil lelang lahan parkir dan sudah terealisasi hingga 60%.

Untuk rekanan pemenang lelang parkir, diwajibkan menyetor ke pemkab sebanyak tiga kali. Dengan kata lain, rekanan tidak bisa lagi hanya sekali setor tiap akhir tahun. Jarot mengaku setoran terakhir dari rekanan diharapkan sudah masuk pada Juli mendatang. “Kita juga berencana merevisi retribusi terminal. Langkah ini dilakukan untuk menggenjot PAD,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Sukoharjo Timbul Darmanto menyambut baik rencana Pemkab menaikkan tarif parkir. Pasalnya, saat ini tarif yang berlaku di masyarakat sudah tidak sesuai dengan retribusi resmi yang diatur dalam perda. “Dengan revisi tarif parkir, kontribusi perparkiran untuk PAD juga bisa ditingkatkan,” ujar Jarot. Politikus PDIP tersebut juga mengatakan saat ini tarif parkir sepeda motor sudah mencapai Rp1.000 dan mobil Rp2.000.

Meski tarif resminya untuk motor Rp500, kenyataan di lapangan menunjukkan jika juru parkir sudah meminta Rp1.000. Untuk itu, perda yang mengatur tarif parkir harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. “Resminya, saat ini sepeda motor Rp500 dan mobil Rp1.000.

Namun, masyarakat sudah biasa dengan tarif Rp1.000 untuk motor. Tapi ada juga masyarakat yang kritis melakukan protes karena tarif tidak sesuai perda,” paparnya. Timbul berharap draf revisi perda yang mengatur tarif parkir tersebut bisa masuk DPRD tahun ini sehingga bisa segera dibahas. Dia berharap mulai tahun depan tarif parkir baru bisa mulai diberlakukan.

Sumarno
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
3 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved