Tangkis Sabetan Samurai, Jari Nenek Nyaris Putus
Rabu, 27 Mei 2015 - 21:36 WIB
Tangkis Sabetan Samurai, Jari Nenek Nyaris Putus
A
A
A
MANADO - Nahas dialami Maritje Polii (56), nenek asal Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan lima, Manado itu mengalami luka serius di bagian tangan. Bahkan dua jarinya nyaris putus.
Maksud hati hendak melerai pertengkaran yang terjadi di halaman rumahnya, Maritje justru nyaris tewas terkena sabetan samurai di bagian pergelangan tangan hingga membuat kedua jarinya nyaris putus.
Kejadian bermula pada Selasa 26 Mei 2015 malam, saat menantu prianya terlibat adu mulut dengan pelaku Pw, yang diketahui warga asal Teling Bawah Kecamatan Wenang.
Maritje pun datang menegur dan berusaha untuk melerai."Kita cuma tegur mereka, kalau mau berkelahi jangan di sini, di rumah saya, tapi cari tempat lain," ujarnya.
Namun ternyata teguran dan niat baik melerai adu mulut tersebut ditanggapi sinis oleh Pw yang langsung mengarahkan samurai sepanjang satu meter ke arahnya. Tak ayal, wanita tua ini langsung menghindar dan berupaya menangkis serangan sajam tersebut.
Namun akibat tindakan heroiknya tersebut, satu jari tengan dan ibu jarinya mengalami luka berat dan nyaris putus. "Kita minta pelaku di proses sesuai dengan hukum yang berlaku," terangnya dalam laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Manado.
Terkait laporan tersebut, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Bartholomeus Dambe membenarkan adanya kejadian tersebut. "Saat ini pelaku sudah kita amankan dan akan kita selidiki untuk proses selanjutnya," pungkasnya.
Maksud hati hendak melerai pertengkaran yang terjadi di halaman rumahnya, Maritje justru nyaris tewas terkena sabetan samurai di bagian pergelangan tangan hingga membuat kedua jarinya nyaris putus.
Kejadian bermula pada Selasa 26 Mei 2015 malam, saat menantu prianya terlibat adu mulut dengan pelaku Pw, yang diketahui warga asal Teling Bawah Kecamatan Wenang.
Maritje pun datang menegur dan berusaha untuk melerai."Kita cuma tegur mereka, kalau mau berkelahi jangan di sini, di rumah saya, tapi cari tempat lain," ujarnya.
Namun ternyata teguran dan niat baik melerai adu mulut tersebut ditanggapi sinis oleh Pw yang langsung mengarahkan samurai sepanjang satu meter ke arahnya. Tak ayal, wanita tua ini langsung menghindar dan berupaya menangkis serangan sajam tersebut.
Namun akibat tindakan heroiknya tersebut, satu jari tengan dan ibu jarinya mengalami luka berat dan nyaris putus. "Kita minta pelaku di proses sesuai dengan hukum yang berlaku," terangnya dalam laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Manado.
Terkait laporan tersebut, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Bartholomeus Dambe membenarkan adanya kejadian tersebut. "Saat ini pelaku sudah kita amankan dan akan kita selidiki untuk proses selanjutnya," pungkasnya.
(nag)