Disperindagkop Usulkan Operasi Pasar Gas 3 Kg di 75 Desa

Rabu, 27 Mei 2015 - 02:00 WIB
Disperindagkop Usulkan...
Disperindagkop Usulkan Operasi Pasar Gas 3 Kg di 75 Desa
A A A
BANTUL - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bantul berencana mengajukan operasi pasar (OP) gas 3 kg, terhadap 75 desa.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Bantul Sulistyanto mengungkapkan, untuk mengatasi permasalahan gas 3 kg di wilayahnya, pihaknya mengajukan OP gas 3 kg.

OP ini akan dilaksanakan di 75 desa dengan tujuan untuk pemerataan pasokan. Sebab, selama ini pasokan gas melalui OP mengakibatkan kesenjangan antara satu desa dengan desa yang lain. "Kami berinisiatif mengajukan OP. Kalau OP yang dilakukan selama ini atas inisiatif dari Pertamina," paparnya, Selasa.

Pihaknya berinisiatif mengajukan OP gas 3 kg untuk menambah pasokan sebab selama ini pasokan gas melon di wilayahnya dianggap masih kurang.

Terlebih kini terjadi tren baru yang dilakukan oleh masyarakat yaitu masyarakat lebih banyak menyimpan gas melon di rumah untuk persediaan. Hal tersebut akibat efek psikologis dari masyarakat karena khawatir gas kosong.

Saat ini pihaknya tengah bernegosiasi dengan PT Pertamina terkait rencana OP tersebut. Sebab pihaknya menginginkan mekanisme yang berbeda dalam pelaksanaan OP kali ini.

Pihaknya menginginkan OP tersebut layaknya pembagian beras miskin (raskin) di mana pelaksana distribusi dikendalikan oleh pihak Desa langsung, bukan pihak agen. "Kami akan berdiskusi terkait mekanismenya tersebut," terangnya.

Karena misinya adalah pemerataan, maka mekanisme pembagiannya adalah satu kepala keluarga mendapat jatah satu tabung. Sasaran OP ini nantinya cenderung ke Kepala Keluarga (KK) dengan menunjukkan kartu keluarga, bukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) lagi seperti yang sudah-sudah.

Mekanisme ini ditempuh agar OP ini tidak salah sasaran karena yang menerima adalah langsung konsumen, bukan para pengecer.

Sulis mengatakan, jika OP ini dilaksanakan, maka ia menginginkan agar digelontorkan sebelum bulan Ramadan. Sementara untuk bulan puasa mendatang, pihaknya tetap berharap ada penambahan pasokan seperti yang sudah terjadi selama ini.

Sebab, memasuki bulan Ramadan konsumsi gas 3 kilogram akan mengalami lonjakan dibanding dengan hari-hari biasa. "Targetnya sebelum pertengahan Juni sudah terlaksana. Itu kalau disetujui oleh PT Pertamina," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kelangkaan Gas 3 Kilogram,...
Kelangkaan Gas 3 Kilogram, Warga Antre dan Berdesakan untuk Dapatkan Gas
Penggeledahan Ditjen...
Penggeledahan Ditjen Migas oleh Kejagung Berawal dari Kelangkaan Gas 3 Kg
Potret Warga Kediri...
Potret Warga Kediri Antre Elpiji Bersubsidi
Warga Banjarnegara Manfaatkan...
Warga Banjarnegara Manfaatkan Gas Alam dari Bekas Galian
Atasi Kelangkaan Tabung...
Atasi Kelangkaan Tabung Gas Melon, Pemkab Lampung Utara Tambah Kuota 16.800 Tabung
Antrean Pembelian Gas...
Antrean Pembelian Gas Elpiji 3 Kg di Depok
Berita Terkini
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
20 menit yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
1 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
9 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
11 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
11 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
13 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved