Eldin Warning Aparatur Pemko

Jum'at, 22 Mei 2015 - 11:01 WIB
Eldin Warning Aparatur...
Eldin Warning Aparatur Pemko
A A A
MEDAN - Wali Kota Medan Dzulmi Eldin kembali mengingatkan aparaturnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Baik PNS ataupun staf Pemko harus bekerja ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.

Penegasan ini disampaikan wali kota ketika menghadiri Pembinaan Mental Spritual Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) dan seluruh pegawai Kecamatan Medan Marelan di Aula Kantor Camat Medan Marelan Jalan Kapten Rahmad Budin Medan, Kamis (21/5). Menurut Eldin, tahun 2014 dan 2015 merupakan tahun peningkatan pelayanan.

Dia menyesalkan banyaknya aparatur yang tidak mengindahkannya. Selain dipersulit, urusan warga juga sering dikenakan biaya ketika pengurusan administrasi. Yang paling banyak dikeluhkan masyarakat berdasarkan laporan yang diterima, jelas Eldin, yaitu pengurusan administrasi kependudukan baik di kantor kelurahan maupun kecamatan.

Salah satunya pengurusan KTP, berhubung masih ada masalah di pusat, ada warga yang belum bisa mendapatkan E-KTP. “Sebagai gantinya, warga bersangkutan harus menggunakan KTP manual sebagai ganti identitas diri. Begitu warga sudah mengurus mulai dari keplingsampai kelurahan, ternyata oknum di kecamatan mempersulit dengan mengatakan print computer rusak. Di bawah berkasnya dilampiri uang biru (Rp50.000). Pola-pola seperti inilah harus diubah” kata Eldin.

Eldin me-warning seluruh jajarannya, terutama aparaturnya di kecamatan dan kelurahan. Sebab merekalah ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar tidak lagi menerapkan pola-pola seperti itu ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.

Kata dia, tugas apratur adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Jika ingin mendapatkan rezeki, mantan Sekda Kota Medan ini menyarankan apraturnya untuk bekerja dengan ikhlas dan melayani masyarakat dengan baik. Tidak perlu sampai menekan masyarakat, Allah sudah mengatur rezeki hamba- Nya masing-masing. Rezeki kita tidak mungkin tertukar dengan orang lain,” ungkapnya.

Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution menjelaskan, tujuan pembinaan mental spiritual ini dilakukan dalam rangka memberikan pencerahan kepada seluruh apratur. Dengan demikian, seluruh aparatur semakin termotivasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lia anggia nasution
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
1 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved