Nikah Pakai WO, Calon Pengantin Harus Teliti & Waspada

Jum'at, 22 Mei 2015 - 07:21 WIB
Nikah Pakai WO, Calon...
Nikah Pakai WO, Calon Pengantin Harus Teliti & Waspada
A A A
JAKARTA - Bagi pasangan yang hendak menikah dan menggunakan wedding organizer (WE) sebaiknya harus berhati-hati. Karena, sebanyak 58 pasangan calon suami istri gagal melakukan pernikahan lantaran tertipu dengan jasa WE tersebut.

Maka itu, kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Yogo Tri Hendiarto menyarankan, pengguna jasa WO harus teliti dan waspada. Sudah seharusnya pengguna jasa ini melakukan cek dan ricek terhadap rekam jejak layanan penyediaan jasa WO itu.

"Meminta testimoni dari orang yang pernah menggunakan jasanya, sehingga bisa terlihat reputasi WO tersebut," kata Yogo saat dihubungi, Kamis 21 Mei 2015.

Reputasi sebuah WO, kata dia, bisa dilihat dari daftar nama yang pernah menggunakannya. Kemudian bisa dilihat dari situs WO tersebut. "Apakah namanya terkenal atau tidak itu bisa terlihat di websitenya," ujarnya.

Modus seperti ini, kata dia, bukan hal baru. Karena pelaku kejahatan akan terus melakukan hal lain untuk tujuan mendapatkan materi. (Baca: Ditipu WO, 58 Calon Pengantin Gagal Nikah)

Secara teori, mereka akan melakukan proses inovasi. "Tujuannya mendapatkan materi dengan cara tidak sah yaitu menipu," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 58 calon pasangan suami istri melaporkan WO Wawai Bridal milik pasangan suami istri, Ali Mahmudin (45), dan istrinya Wulan Sibarani (43). Karena, pasangan suami istri (pasutri) itu telah menipu puluhan calon pengantin tersebut.

Tidak hanya itu, salah seorang pegawainya Euis Purnama Sari (34), juga mengaku tidak pernah digaji selama delapan bulan. Ketika ditanya mengenai gaji, kata Euis, Wulan selalu bilan sepi order padahal lagi ramai.

"Aku saja sudah delapan bulan tak digaji, katanya Mbak Wulan sepi order. Padahal yang berencana menggunakan jasa kami cukup banyak lho," kata Euis saat dihubungi melalui saluran teleponnya, Kamis 21 Mei 2015.
(mhd)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Edan, Sepasang Kekasih...
Edan, Sepasang Kekasih Ini Kompak Gadaikan 6 Mobil Rental untuk Hura-hura
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved