17 PSK asal Bandung Jajakan Diri lewat Online

Kamis, 21 Mei 2015 - 18:36 WIB
17 PSK asal Bandung...
17 PSK asal Bandung Jajakan Diri lewat Online
A A A
BATAM - Jajaran Reskrim Polresta Barelang, berhasil mengungkap jaringan prostitusi online melalui jejaring sosial. Sebanyak 17 wanita berhasil diamankan, dan delapan orang lainnya yang terkait dibekuk dari Lubuk Baja dan Batuampar.

Menurut Kapolresta Barelang Kombes Asep Safrudin, pengungkapan jaringan prostitusi online di Batam, berdasarkan laporan masyarakat yang mengabarkan ada satu tempat pijat yang dijadikan tempat tinggal Pekerja Seks Komersil (PSK).

"Mereka ditawarkan melalui media online terbesar di Indonesia di Batam. Setelah mendapatkan laporan itu, kami memancing dan mendatangi lokasi message itu," kata Asep, kepada wartawan, Kamis (21/5/2015).

Saat mendatangi Message Flamboyan, di Komplek Nagoya Paradise, Blok N, No 12, pada Selasa 19 Mei 2015, polisi yang melakukan penyamaran memesan salah seorang wanita melalui media online.

Setelah melakukan pemesanan, salah seorang PSK dari lokasi itu datang dan ternyata PSK itu masih di bawah umur.

"Setelah terbukti kami melakukan penggerebekan, kami juga mengamankan dua warga Singapura yang sedang bersama cewek bokingan di lokasi," sambung Asep.

Menurutnya, modus prostitusi berkedok message ini sudah lama terjadi dan kebanyakan message terapisnya bisa dibooking. Dari belasan orang terapis yang diamankan, mereka mengaku mau bekerja sebagai PSK dikarenakan masalah ekonomi.

"Kebanyakan terapis ini bekerja karena desakan ekonomi," katanya.

Sementara pemilik Flamboyan Message Neni Herni membantah, telah melakukan promosi terapisnya melalui media online. "Saya tidak pernah mempromosikan mereka di media online," tepisnya.

Selama ini, sambung Neni, dia hanya memiliki usaha terapis dan mengakui kalau ada beberapa orang terapisnya yang sering mendapatkan bokingan di luar terapis oleh tamunya.

"Kalau ada yang diboking, saya mendapatkan 20% dari harga bokingan Rp1 juta," akunya.

Saat ditanyai dari mana pekerja terapis yang bisa di boking itu, Neni mengaku, mendapatkannya dari daerah Bandung. Rata-rata, para terapis itu sudah bekerja sebagai PSK di kampung halamannya.

"Saya tidak ada memaksa, karena mereka sudah bekerja seperti itu, makanya saya terima," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
1 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
1 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
4 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
4 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
5 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
7 jam yang lalu
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved