Ini Pendapat JK Soal Anggota Dewan Cicipi PSK Artis
Selasa, 12 Mei 2015 - 14:50 WIB
Ini Pendapat JK Soal Anggota Dewan Cicipi PSK Artis
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) tidak mempercayai pengakuan mucikari artis AA, Robby Abas alias Obie (32) terkait anggota DPR menjadi salah satu pelanggannya. Karena, tarif Pekerja Seks Komersial (PSK) sang mucikari dikenal mahal hingga ratusan juta rupiah.
"Gaji pejabat negara kan kecil masa bisa bayar (PSK) Rp100 juta," ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar itu di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).
Saat dikonfirmasi ada beberapa nama yang masuk daftar, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengatakan, semua orang bisa masuk daftar tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
"Semua orang bisa masuk list. Bagaimana membuktikannya? Anda bisa buktikan tidak?" tanya JK.
Seperti diketahui, Obie tersangka praktik prostitusi mengaku, mempunyai pelanggan dari berbagai kalangan. Namun, Obie mengaku tidak dapat menjelaskan siapa yang menjadi pelanggannya.
"Kliennya anggota DPR, pengusaha. Mereka dari berbagai macam kalangan. Saya tidak tahu (pejabat)," katanya saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin 11 Mei 2015.
RA menjalankan pekerjaan sebagai mucikari sejak tahun 2013. Sejauh ini, dia mempunyai sebanyak 200 'anak asuh' mulai mahasiswi, artis, hingga model seksi.
"Gaji pejabat negara kan kecil masa bisa bayar (PSK) Rp100 juta," ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar itu di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).
Saat dikonfirmasi ada beberapa nama yang masuk daftar, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengatakan, semua orang bisa masuk daftar tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
"Semua orang bisa masuk list. Bagaimana membuktikannya? Anda bisa buktikan tidak?" tanya JK.
Seperti diketahui, Obie tersangka praktik prostitusi mengaku, mempunyai pelanggan dari berbagai kalangan. Namun, Obie mengaku tidak dapat menjelaskan siapa yang menjadi pelanggannya.
"Kliennya anggota DPR, pengusaha. Mereka dari berbagai macam kalangan. Saya tidak tahu (pejabat)," katanya saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin 11 Mei 2015.
RA menjalankan pekerjaan sebagai mucikari sejak tahun 2013. Sejauh ini, dia mempunyai sebanyak 200 'anak asuh' mulai mahasiswi, artis, hingga model seksi.
(mhd)