Benarkah Wali Kota Prabumulih ODP? Ini Kata Satgas Sumsel

Sabtu, 04 April 2020 - 13:15 WIB
Benarkah Wali Kota Prabumulih...
Gerbang Kota Prabumulih. Foto/SINDOnews
A A A
Kota Prabumulih ditetapkan masuk zona merah setelah lima warganya positif corona dan empat kasus terakhir tertular secara lokal. Selanjutnya, beredar informasi bila Wali Kota Prabumulih menjadi ODP (orang dalam pemantauan), karena kontak dengan almarhum positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Menanggapi itu, Yusri, Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Sumsel, menjelaskan, para pelayat orang yang meninggal akibat positif corona tidak akan ada masalah karena mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan. ( Baca: Duh Kasihan, Pasien Positif Corona Kesulitan Mendapatkan Makanan )

“Aman-aman saja, ngelayat tidak apa-apa. Kecuali mayatnya dibuka dan dicium-cium, itu baru masalah. Kan pemakamannya oleh petugas sesuai protokol,” ujarnya lewat sambungan telpon, Sabtu (4/4/2020).

Yang harus dipahami, sambung Yusri, saat melayat pasien yang meninggal jangan terlalu ramai dan gunakan masker. “Kenapa? Karena bisa saja salah satu dari pelayat itu ada pembawa penyakit, jadi bukan dari mayatnya. Petugas yang memakamkannya juga dengan APD,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Sumsel ini.

Diketahui, update corona Sumsel per 3 April 2020, kasus positif Corona telah mencapai 12 pasien dengan dua di antaranya meninggal dunia. Kasus ke-12 merupakan seorang perempuan yang masih ada hubungan dengan almarhum kasus 01 asal Kota Palembang.

Di Sumsel, pasien positif corona berasal dari dua kabupaten dan dua kota, yakni Kota Palembang dan Prabumulih. Lalu Kabupaten OKU dan Kabupaten OKI.

Namun untuk Prabumulih, sudah ditetapkan menjadi zona merah, selain terdapat lima positif, juga karena kasus kedua hingga ke lima terjadi transmisi atau penularan secara lokal dari kasus positif 02. Sementara daerah lain masih berstatus kuning, karena kasus positifnya penularan dari luar atau impor.
(ihs)
Berita Terkait
Zona Merah, Pemkot Palembang...
Zona Merah, Pemkot Palembang Masih Andalkan Edukasi Humanis
Nyalakan Alarm Bahaya,...
Nyalakan Alarm Bahaya, Kota Depok Masuk Zona Merah Corona
Tiga Kapewonan di Sleman...
Tiga Kapewonan di Sleman Tinggalkan Zona Merah COVID-19
Walikota Sebut Zona...
Walikota Sebut Zona Merah Covid-19 Prabumulih Hanya Asumsi
Sumenep Zona Merah,...
Sumenep Zona Merah, Empat Warga Positif Covid-19
Ini Daftar 27 RW di...
Ini Daftar 27 RW di Jakarta Masuk Zona Merah
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved