Duh Kasihan, Pasien Positif Corona Kesulitan Mendapatkan Makanan

Sabtu, 04 April 2020 - 10:35 WIB
Duh Kasihan, Pasien...
foto/ilustasi/SINDOnews
A A A
Pasien positif Covid-19 asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan bahan makanan. Meski sudah meng-konfirmasi tentang kondisi yang mereka alami, hingga saat ini belum ada perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat.

Menurut pasien Covid-19 no. 10, ia bersama istri dan keluarga besarnya saat ini tengah dalam masa karantina mandiri di rumah. Hal itu merupakan anjuran dan saran dari dinas kesehatan setempat. Namun, dampak dari pernyataan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, kini mereka kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

“Kita berharap pemerintah peduli dan perhatian, karena saat ini keluarga kami sangat membuntuhkan makanan dan bahan pokok pasca-ditetapkan sebagai pengidap virus Covid-19” jelasnya kepada Sindonews.com via telepon hari ini (4/4/2020). ( Baca: Warga Resah, Sejumlah Pasien Positif Corona di Prabumulih Bebas Berkeliaran )

Selain kehabisan stok makanan dan kesulitan untuk mendapatkannya, mereka juga mengaku sangat terpukul dengan isu dan pemberitaan yang berkembang di masyarakat, seolah-olah tidak patuh pada pemerintah dengan bebas berkeliaran.

“Sebelum dinyatakan positif terpapar Covid-19, kami telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan ada dokter yang memperbolehkan kami keluar rumah. Kami tidak tahu jika dua hari kemudian dinyatakan positif, karena tidak ada gejala batuk, demam, dan sakit tenggorokan seperti yang dijelaskan tim medis," lirihnya.

Ia juga mejelaskan, pasca-ramai di sosial media yang memberitakan pasien 09 pergi menggunakan jasa ojek ke rumah ibunya di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, maka ia dan istri meminta untuk dibawa ke Rumah Sakit Muhamad Hoesin (RSMH) Palembang, untuk diisolasi dan mendapatkan perawatan dari tim medis.

“Hari ini, kami akan dibawa ke RSMH Palembang, untuk diisolasi guna mendapatkan perawatan dan menghindari pemberitaan dari masyarakat yang dapat membuat mereka makin shock,” tegasnya.
(ihs)
Berita Terkait
Demak Berlakukan Isolasi...
Demak Berlakukan Isolasi Tingkat RT Setelah 11 Warga Positif Corona
Kontak dengan Pasien...
Kontak dengan Pasien Positif, 14 Dokter dan 29 Perawat Isolasi Mandiri
Ketua RT, Polisi, dan...
Ketua RT, Polisi, dan TNI Pantau Pasien Isolasi Mandiri
Warga Positif Corona...
Warga Positif Corona Jalani Isolasi Mandiri Ditarik ke RS
Dua Orang Positif COVID-19...
Dua Orang Positif COVID-19 di Blora Jalani Isolasi Mandiri
21 Tenaga Medis RS Ciremai...
21 Tenaga Medis RS Ciremai Isolasi Mandiri Gara-gara Pasien Tak Jujur
Berita Terkini
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
20 menit yang lalu
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
33 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
40 menit yang lalu
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
1 jam yang lalu
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
4 jam yang lalu
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
6 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved