Perpustakaan Desa Kolai Enrekang Masuk 5 Besar Tingkat Provinsi
Senin, 28 Mei 2018 - 09:45 WIB
Suasana Perpustakaan desa Kolai, kecamatan Malua beberapa waktu lalu, yang tiap harinya ramai dikunjungi masyarakat untuk membaca dan belajar komputer. Foto: Aris Bafauzi/SINDOnews
A
A
A
Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan terbaik tingkat Provinsi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sulawesi Selatan, telah ditentukan hasilnya.
Adapun Desa Kolai Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang masuk lima besar tingkat Provinsi. Untuk menentukan juara pertama, akan dilanjutkan dengan kunjungan juri ke lapangan dengan memberikan penilaian langsung.
"Hari ini tim penilai terjun langsung ke Desa Kolai, untuk menilai langsung perpustakaan desa yang telah masuk lima besar. Semoga Kolai berhasil harumkan nama Kabupaten Enrekang dengan menjadi juara," ujar Kepala Dispustaka Enrekang Arlansyah.
Masuknya Desa Kolai dalam lima besar, dinilai pantas. Mengingat perpustakaan desa binaan Dispustaka ini selain menyediakan buku bacaan lengkap untuk semua kalangan usia, juga selama ini aktif dalam pelibatan masyarakat seperti pelatihan komputer dan keterampilan, yang membuat Perpustakaan desa yang juga masuk dalam prioritas pembangunan desa ini selalu ramai pengunjung.
"Kita didukung juga Pemerintah desa setempat, yang dengan jelas menyatakan perpustakaan adalah binaan pemerintah desa. Kita harap dengan masuknya desa Kolai itu menjadi pelopor dan memotivasi desa lainnya untuk membangun Perpusdes," tambahnya.
Perpustakaan Desa Kolai yang diberi nama Perpus Gerbang Ilmu pun bertekad menjadi juara Provinsi, setelah sukses meraih juara satu tingkat Kabupaten Enrekang.
"Ada banyak evaluasi yang dilakukan pengelola perpustakaan desa. Di mana Desa Kolai tahun 2017 lalu hanya meraih juara dua, dan kini telah meraih juara satu dan telah mewakili Kabupaten Enrekang ke tingkat provinsi," ujar Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca, Herliany.
Adapun Desa Kolai Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang masuk lima besar tingkat Provinsi. Untuk menentukan juara pertama, akan dilanjutkan dengan kunjungan juri ke lapangan dengan memberikan penilaian langsung.
"Hari ini tim penilai terjun langsung ke Desa Kolai, untuk menilai langsung perpustakaan desa yang telah masuk lima besar. Semoga Kolai berhasil harumkan nama Kabupaten Enrekang dengan menjadi juara," ujar Kepala Dispustaka Enrekang Arlansyah.
Masuknya Desa Kolai dalam lima besar, dinilai pantas. Mengingat perpustakaan desa binaan Dispustaka ini selain menyediakan buku bacaan lengkap untuk semua kalangan usia, juga selama ini aktif dalam pelibatan masyarakat seperti pelatihan komputer dan keterampilan, yang membuat Perpustakaan desa yang juga masuk dalam prioritas pembangunan desa ini selalu ramai pengunjung.
"Kita didukung juga Pemerintah desa setempat, yang dengan jelas menyatakan perpustakaan adalah binaan pemerintah desa. Kita harap dengan masuknya desa Kolai itu menjadi pelopor dan memotivasi desa lainnya untuk membangun Perpusdes," tambahnya.
Perpustakaan Desa Kolai yang diberi nama Perpus Gerbang Ilmu pun bertekad menjadi juara Provinsi, setelah sukses meraih juara satu tingkat Kabupaten Enrekang.
"Ada banyak evaluasi yang dilakukan pengelola perpustakaan desa. Di mana Desa Kolai tahun 2017 lalu hanya meraih juara dua, dan kini telah meraih juara satu dan telah mewakili Kabupaten Enrekang ke tingkat provinsi," ujar Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca, Herliany.
(agn)