Berduaan di Kamar hingga Dini Hari, Pelajar Pinrang Ditikam Paman Pacarnya
Kamis, 26 Desember 2019 - 23:18 WIB
La Baba diamankan polisi setelah menikam pacar keponakannya yang didapatinya berduaan hingga dini hari. Foto/Istimewa
A
A
A
La Baba (42), warga Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, terpaksa berurusan dengan kepolisian. Ia ditangkap atas laporan kasus penikaman terhadap AS (15), seorang pelajar kelas II di salah satu MTs di Pinrang pada Rabu (25/12/2019) dini hari.
Kapolsek Mattiro Sompe, AKP Zusandi Said, mengungkapkan La Baba menikam AS sebanyak tiga kali menggunakan pisau lipat. Motifnya karena emosi setelah melihat pelaku berduaan dengan keponakannya di sebuah kamar hingga dini hari.
“La Baba marah dan menganiaya korban karena korban ditemukan berada di dalam kamar tidur berduaan dengan keponakannya pada pukul 02.30 WITA, sudah menjelang subuh," kata Sandi-sapaan karib Zusandi Said, dilansir dari laman resmi Polda Sulsel, Kamis (26/12/2019).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, La Baba setidaknya tiga kali menusuk AS yang mengenai lengan, dada dan perut korban. Sang pelajar itu pun langsung dilarikan ke RSUD Lasinrang untuk mendapatkan perawatan intensif.
"La Baba menusuk tubuh korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan benda tajam jenis pisau lipat miliknya sehingga korban mengalami luka tusuk pada lengan, dada dan perut,” tandasnya.
Kapolsek Mattiro Sompe, AKP Zusandi Said, mengungkapkan La Baba menikam AS sebanyak tiga kali menggunakan pisau lipat. Motifnya karena emosi setelah melihat pelaku berduaan dengan keponakannya di sebuah kamar hingga dini hari.
“La Baba marah dan menganiaya korban karena korban ditemukan berada di dalam kamar tidur berduaan dengan keponakannya pada pukul 02.30 WITA, sudah menjelang subuh," kata Sandi-sapaan karib Zusandi Said, dilansir dari laman resmi Polda Sulsel, Kamis (26/12/2019).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, La Baba setidaknya tiga kali menusuk AS yang mengenai lengan, dada dan perut korban. Sang pelajar itu pun langsung dilarikan ke RSUD Lasinrang untuk mendapatkan perawatan intensif.
"La Baba menusuk tubuh korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan benda tajam jenis pisau lipat miliknya sehingga korban mengalami luka tusuk pada lengan, dada dan perut,” tandasnya.
(tyk)