Cegah Penularan, ODP dan PDP Dapat Kiriman Makan 3 Kali Sehari

Rabu, 08 April 2020 - 17:25 WIB
Cegah Penularan, ODP...
Para petugas dari puskesmas mengirim makanan pada ODP dan PDP ke rumahnya masing-masing. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
Semua risiko penularan Covid-19 terus diminimalisir. Untuk bisa menjalankan physical distancing, Pemkot Surabaya pun memberikan permakanan bagi warganya yang termasuk orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dengan pengawasan (PDP).

Permakanan yang diberikan pada ODP dan PDP ini secara rutin diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari. Sehingga mereka tak mengalami kesulitan ketika sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto menuturkan, kalau melihat aturan etika kesehatan maka identitas para ODP dan PDP menjadi rahasia. Termasuk saat pendistribusian makanan juga harus dilakukan secara tertutup oleh petugas puskesmas terdekat.

"Tidak boleh semua orang tahu. Makanya itu puskesmas membagikan permakanan, telur, pokak secara tertutup. Supaya tidak banyak orang tahu karena itu etika kesehatannya," kata Eddy, Rabu (8/4/2020).

Ia melanjutkan, pemberian permakanan ini agar warga Surabaya yang statusnya sebagai ODP maupun PDP ini dapat menjaga imunitas tubuhnya dan dapat mengisolasi diri secara mandiri di rumahnya masing-masing serta terus diimbau tidak keluar rumah.

"Jadi physical distancing itu benar-benar berjalan. Kebutuhannya harus kita cukupi. Kita mungkin tidak bisa mengontrol mereka, tapi kita akan terus imbau supaya tidak keluar rumah," ungkapnya.

Cegah Penularan, ODP dan PDP Dapat Kiriman Makan 3 Kali Sehari


Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya ini pun menegaskan warga diimbau untuk disiplin dan mentaati aturan masa inkubasi selama 14 hari. Terutama warga ODP dan PDP yang tersebar di berbagai wilayah di Surabaya.

Selain itu, menu makanan bagi mereka rupanya tidak jauh berbeda dengan permakanan pada umumnya yakni menu sehat. Namun, yang membedakan adalah setiap kali pengiriman, permakanan ini juga ditambahi minuman tradisional yakni pokak dan telur rebus. "Standartnya Rp23 ribu/kotak. Kita tambah telur dan pokak jadi satu di dalamnya," jelasnya.

Tidak hanya sampai disitu, Pemkot Surabaya juga memberikan kebutuhan sehari-hari seperti pasta gigi, sikat, sisir rambut, sabun mandi dan beberapa kebutuhan lainnya kepada ODP. "Beberapa hari lalu sudah kami kirim ke mereka," katanya.

Eddy menjelaskan, sampai hari ini jumlah ODP mencapai 917 dan PDP mencapai 367. Sehingga dari total tersebut semua akan diberi permakanan tanpa terkecuali sampai masa inkubasi berakhir. "Kita mengikuti jumlah terupdate setiap harinya. Jadi dipastikan semua ODP dan PDP memperoleh permakanan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot Surabaya Kanti Budiarti menambahkan, yang mendapatkan permakanan itu satu keluarga seisi rumahnya. Misalnya, dalam satu rumah terdiri dari lima orang, maka kelima-limanya juga mendapat bantuan yang sama.

Bahkan, ia menyebut proses produksi permakanan itu diserahkan kepada UMKM di masing-masing kecataman atau kelurahan, karena sekaligus untuk pemberdayaan masyarakat. "Jadi masaknya di masing-masing kecamatan atau kelurahan dengan selalu menjaga protokol jarak aman," katanya.
(eyt)
Berita Terkait
Ada ASN Meninggal, Kantor...
Ada ASN Meninggal, Kantor Kecamatan Tandes Terapkan WFH
Pegawai Kecamatan dan...
Pegawai Kecamatan dan Kelurahan di Surabaya Bisa Kerja Dari Rumah
Pemkot Surabaya Galau...
Pemkot Surabaya Galau Besaran Denda Pelanggar Protokol Kesehatan
Klaster Perkantoran...
Klaster Perkantoran COVID-19 di Surabaya Mulai Mengkhawatirkan
Tingkatkan Pengujian,...
Tingkatkan Pengujian, Labkesda Bisa Uji 4.000 Spesimen
Gotong Royong Cegah...
Gotong Royong Cegah Penularan, Berbagai Sektor Beri Bantuan ke Pemkot
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
31 menit yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
13 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
13 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
14 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved