Darurat Corona, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Ditutup 2 Pekan

loading...
Darurat Corona, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Ditutup 2 Pekan
Mulai besok, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan Kota Surabaya ditutup dua pekan. Foto/Dok.SINDOnews/Ali Masduki
SURABAYA - Dua ruas jalan protokol di Kota Surabaya, Jalan Raya Darmo, dan Jalan Tunjungan mulai besok hingga dua pekan mendatang akan ditutup. Penutupan tersebut berlaku untuk semua jenis kendaraan dan segala aktivitas masyarakat.

Sebelumnya, dua ruas jalan ini telah diterapkan sebagai kawasan physical distancing dan social distancing. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Dua ruas jalan ini dipilih karena kawasan tersebut cukup padat kendaraan dan dipadati kerumunan masyarakat. "Mulai besok setiap hari pada jam padat ditutup," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (31/3/2020).

Penutupan jalan ini akan diberlakukan pada jam-jam tertentu. Yakni pukul 10.00-15.00 WIB, dan malam pukul 18.00-23.00 WIB. Kecuali libur mulai pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB.

"Kebijakan ini baru saja diputuskan saat rapat. Penutupan jalan ini cukup efektif untuk mengantisipasi dan meminimalisir penularan Covid-19. Teknisnya tanya Dirlantas ya, ini baru saja saya putuskan pada rapat tadi," ujar Luki.



Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan menambahkan, sebelumnya Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan telah ditutup selama tiga hari. Yakni pada Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020).

"Hasil evaluasi dari penutupan ini bagus. Karena tidak dilakukan terus-menerus jadi kurang efektif. Kemarin cuma Jumat, Sabtu, Minggu karena keterbatasan personel. Sama Kapolda sekarang ditambah personelnya," imbuh Budi.

Apa ada rencana penutupan jalan yang lain di Surabaya, Budi menyebut belum ada. Namun sejauh ini di Jatim telah ada 115 ruas jalan yang ditutup sementara untuk kawasan physical distancing.



"Untuk sementara belum ada penambahan jalan yang ditutup. Mungkin ada kawasan physical distancing baik kendaraan ataupun orang. Kawasan ini kan mengajak masyarakat untuk lebih banyak di rumah," pungkas Budi.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top