Stikom Surabaya Kini Menjadi Universitas Dinamika
Selasa, 03 September 2019 - 13:19 WIB
Jajaran Rektor dan pengurus yayasan saat peresmian Universitas Dinamika Surabaya, Selasa (03/9/2019). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
Stikom Surabaya resmi bereinkarnasi menjadi Universitas Dinamika Surabaya. Terhitung 29 Juli 2019, nama perguruan tinggi yang semula Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya menjadi Universitas Dinamika. Akronimnya Undika.
Rektor Universitas Dinamika Surabaya, Prof Budi Jatmiko mengatakan, perjalanan menjadi Universitas cukup panjang. Universitas Dinamika telah beberapa kali mengalami perubahan bentuk (peningkatan) dan nama, dimulai dengan didirikannya Akademi Komputer dan Informatika Surabaya (AKIS) pada 1983 oleh Yayasan Putra Bhakti. Meningkat menjadi Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya.
"36 tahun nama Stikom melekat, untuk tujuan lebih besar lagi diganti Universtas Dinamika," katanya saat peresmian Universitas Dinamika Surabaya, Selasa (3/9/2019).
Universitas Dinamika, lanjut Budi, lahir di era revolusi 4.0, dimana segala aspek dituntut untuk berpikir kreatif, kritis, inovasi dan kolaborasi. Ia bersama pimpinan ingin membawa lulusan Undika mudah menyesuaikan diri untuk mampu dan kompeten hal-hal yang berpikir kritis.
"Jadi kami ingin membawa universitas itu dinamikawannya ke arah sana, supaya dapat hidup menyongsong era revolusi industri komplek dan pemecahan masalah yang super cepat," kata dia.
Rektor masa bakti 2019-2023 ini berharap, para dinamikawan nantinya produktif dalam berinovasi dan menghasilkan produk inovatif guna kemaslahatan bangsa. "Mudah-mudahan Universitas Dinamika ke depan benar-benar memenuhi membantu kemaslahatan umat manusia," ujarnya.
Sementara Ketua Dewan Pengurus Yayasan Putra Bhakti Sentosa oleh Listya Sidharta menuturkan, berubahnya nama kampus ini menambah kekuatan, semangat untuk selalu bergerak, berubah dan berkembang dengan cepat dan dapat menyesuaikan semua keadaan yang terjadi saat ini.
"Nama adalah doa dan harapan sehingga penamaan Universitas Dinamika berharap seluruh elemen bisa bergerak dengan cepat, dinamis, maju berkiprah, kritis, kreasi dan inovasi secara dinamis menuju tercapainya universitas berkualitas, unggul dan terkenal,"tegasnya
Rektor Universitas Dinamika Surabaya, Prof Budi Jatmiko mengatakan, perjalanan menjadi Universitas cukup panjang. Universitas Dinamika telah beberapa kali mengalami perubahan bentuk (peningkatan) dan nama, dimulai dengan didirikannya Akademi Komputer dan Informatika Surabaya (AKIS) pada 1983 oleh Yayasan Putra Bhakti. Meningkat menjadi Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya.
"36 tahun nama Stikom melekat, untuk tujuan lebih besar lagi diganti Universtas Dinamika," katanya saat peresmian Universitas Dinamika Surabaya, Selasa (3/9/2019).
Universitas Dinamika, lanjut Budi, lahir di era revolusi 4.0, dimana segala aspek dituntut untuk berpikir kreatif, kritis, inovasi dan kolaborasi. Ia bersama pimpinan ingin membawa lulusan Undika mudah menyesuaikan diri untuk mampu dan kompeten hal-hal yang berpikir kritis.
"Jadi kami ingin membawa universitas itu dinamikawannya ke arah sana, supaya dapat hidup menyongsong era revolusi industri komplek dan pemecahan masalah yang super cepat," kata dia.
Rektor masa bakti 2019-2023 ini berharap, para dinamikawan nantinya produktif dalam berinovasi dan menghasilkan produk inovatif guna kemaslahatan bangsa. "Mudah-mudahan Universitas Dinamika ke depan benar-benar memenuhi membantu kemaslahatan umat manusia," ujarnya.
Sementara Ketua Dewan Pengurus Yayasan Putra Bhakti Sentosa oleh Listya Sidharta menuturkan, berubahnya nama kampus ini menambah kekuatan, semangat untuk selalu bergerak, berubah dan berkembang dengan cepat dan dapat menyesuaikan semua keadaan yang terjadi saat ini.
"Nama adalah doa dan harapan sehingga penamaan Universitas Dinamika berharap seluruh elemen bisa bergerak dengan cepat, dinamis, maju berkiprah, kritis, kreasi dan inovasi secara dinamis menuju tercapainya universitas berkualitas, unggul dan terkenal,"tegasnya
(msd)