Genjot Kinerja, 3 Perusahaan Baru Trias Sentosa Segera Beroperasi

Jum'at, 21 Juni 2019 - 22:00 WIB
Genjot Kinerja, 3 Perusahaan...
Tiga perusahaan baru Trias Sentosa segera beroperasi guna menggenjot kinerja perseroan.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
A A A
Pada 2017, produsen plastik kemasan dan film PT Trias Sentosa Tbk Perseroan membentuk dua perusahaan baru. Perusahaan tersebut hasil patungan dengan perusahaan dari Jepang, yakni Toyobo Co.Ltd. Dua perusahaan itu antara lain, PT Trias Toyobo Astria (TTA) dan PT Toyobo Trias Ecosyar (TTE).

Dua perusahaan baru yang terbentuk itu menelan investasi hingga Rp1,1 triliun. Dalam kerja sama ini, pengendali utama TTA adalah PT Trias Sentosa Tbk. Sedangkan TTE dikendalikan Toyobo Co Ltd. Keduanya akan dibangun di lokasi pabrik PT Trias Sentosa Tbk di Sidoarjo. Produk yang dihasilkan TTA sama dengan PT Trias Sentosa Tbk.

Yakni PET film yang akan dipasarkan ke pasar domestik dan ekspor. Perbedaannya, TTA difasilitasi mesin-mesin baru. Sebagian hasil produk TTA juga disalurkan ke TTE sebagai bahan baku.

"Kami akhir tahun ini atau awal bulan depan, TTA akan beroperasi dengan kapasitas produksi mencapai 20.000 ton per tahun. Untuk pasarnya sekitar 50 persen lebih untuk pasar ekspor," kata Presiden Direktur PT Trias Sentosa Tbk Sugeng Kurniawan, dalam paparan publik di Surabaya Jum'at (21/6/2019).

Sedangkan TTE merupakan perusahaan yang akan memproduksi transparent barrier PET film dengan merek Ecosyar. Produk ini untuk bahan kemasan industri kemasan. Pasar ekspor merupakan pasar utama untuk film ecosyar. Pasar utamanya adalah Jepang. TTE memiliki kapasitas 3.000 ton per tahun.

Kedua perusahaan, TTA dan TTE menyerap tenaga kerja baru sejumlah 172 orang. "Ada juga tenaga kerja dari luar negeri, tapi jumlahnya sangat sedikit. Mereka merupakan para tenaga ahli," tandas Sugeng.

Di sisi lain, emiten berkode saham TRST dan PT Multi Spunindo Jaya juga membentuk usaha patungan. Adapun nama perusahaan patungan tersebut yakni PT Trias Spunindo Industri. Nilai investasinya mencapai Rp100 miliar. Tujuan dari dibentuknya joint venture ini guna memproduksi dan mendistribusikan produk plastik Non Woven untuk industri konstruksi.

"Kami melihat ada peluang diversifikasi usaha produk konstruksi, sehingga perusahaan patungan ini kami bentuk. Rencananya tahun depan akan beroperasi," pungkas Sugeng.
(msd)
Berita Terkait
Meski Pandemi, Perusahaan...
Meski Pandemi, Perusahaan Ini Optimistis Penjualan Tumbuh Double Digit
Beli Ketel Uap Ramah...
Beli Ketel Uap Ramah Lingkungan, Produsen Tisu dan Kertas Surabaya Anggarkan USD10 Juta
Perusahaan Tisu Ini...
Perusahaan Tisu Ini Incar Penjualan Rp2,6 Triliun di 2021
Torehan Laba Emiten...
Torehan Laba Emiten Produsen Kertas Ini Memudar di Tahun 2020
Puluhan Pelajar Jepang...
Puluhan Pelajar Jepang Belajar Industri Kertas Berkelanjutan ke Perusahaan di Riau
Laba Pabrik Kertas Tjiwi...
Laba Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Nanjak 10,35 Persen di Kuartal III
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
7 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
7 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
8 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
9 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
9 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
9 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved