Prostitusi Online, Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara

loading...
Prostitusi Online, Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara
Artis yang diduga terlibat prostitusi online, Vanessa Angel, dituntut enam bulan penjara. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Vanessa Angel tertunduk lesu ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa kasus dugaan penyebaran konten asusila itu dengan hukuman enam bulan penjara.

Artis tersebut dianggap terbukti melanggar pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU No. 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dibanding dengan ketiga muncikarinya, Endang Suhartini alias Siska, Tentri Novanta, dan Intan Permatasari Winindya alias Nindy, tuntutan terhadap Vanessa lebih rendah karena ketiganya dituntut tujuh bulan penjara. Namun dalam putusan atau vonis, ketiga muncikari itu divonis lima bulan penjara.

"Menuntut saudara terdakwa Vanessa Angel dengan pidana selama enam bulan penjara," kata JPU Sri Rahayu di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (17/6/2019).



Menanggapi tuntutan tersebut, kuasa hukum Vanessa Angel, Abdul Malik akan mengajukan pembelaan pada Kamis, (20/6/2019) mendatang. Menurutnya, hukuman enam bulan itu terlalu berat. Pasalnya, bila melihat fakta persidangan, banyak saksi-saksi yang tidak dihadirkan.

"Tapi itu (tuntutan JPU) adalah hak JPU. Banyak dari saksi-saksi yang tidak dihadirkan oleh kepolisian maupun JPU. Hanya satu saksi IT, dan saksi IT itu juga bohong juga, yang dari ITS. Jadi dia mengatakan hadir di Polda jam 9.00 WIB, ternyata di BAP nya jam 16.00 WIB," keluhnya.

Sementara itu, keluar dari Ruang Sidang Garuda I, PN Surabaya, Vanessa hanya terdiam dan hanya bisa tertunduk. Sebelum memasuki ruang tahanan, Vanessa sempat memeluk seorang wanita dari tim kuasa hukumnya untuk berpamitan masuk ke tahanan.



Diketahui, dalam perkara ini, perempuan bernama asli Vanesza Adzania itu, melalui muncikari dianggap telah menunjukkan sisi sensualitas wanita lewat foto-foto. Saat itu, terdakwa yang bekerja sebagai artis sedang mengalami sepi pekerjaan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top