Cerita Penjahit Masker Ambarawa, Tak Hanya Menjual tapi Juga Menyumbang

Kamis, 09 April 2020 - 08:00 WIB
Cerita Penjahit Masker...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau industri garmen di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (8/4/2020). Foto/Dok Humas Pemprov Jateng
A A A
Mendapat celetukan guyon dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, tidak membuat Salbiah (35) kehabisan akal. Bahkan jawaban-jawaban yang dilontarkan penjahit masker tersebut berulang kali membuat Ganjar terbahak-bahak.

Pertemuan keduanya berlangsung di Javalava, industri garmen kecil di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (8/4/2020). Ganjar usai meninjau penanganan Covid-19 di Desa Lerep, Kabupaten Semarang, langsung meluncur ke Ambarawa. Sebelum virus corona menyerang, Javalava banyak memproduksi baju, kaus hingga jaket.

"Sekarang bikin apa, Bu?," tanya Ganjar kepada Salbiah, salah satu penjahit Javalava. "Sekarang bikin masker, Pak. Buat penutup mulut. Biasanya juga menjahit katok bolong, pak," kata Salbiah yang membuat Ganjar tertawa.

Ganjar pun mencoba mengulik obrolan lebih dalam dengan Salbiah tentang pekerjaan barunya itu. Maklum, baru satu sekitar satu Minggu dia beralih keterampilan, dari kebiasaannya menjahit baju menjadi penjahit masker. "Setelah dibikin, maskernya buat apa?" Kata Ganjar.

"Ya dijual lah pak. Tapi menjual kan bukan urusan saya, pak," kata Salbiah yang kembali membuat Ganjar terbahak-bahak.

Meski mendapat candaan, Ganjar justru mengakui kinerja Salbiah. Dia bekerja dari pukul 08.00 hingga 16.30 WIB dan mendapat satu jam istirahat. Dalam rentang waktu tersebut, Salbiah mampu menghasilkan 100 masker setiap hari. Mengetahui hal tersebut, Ganjar kembali melontar tanya kepada Salbiah, kali ini tentang jumlah gaji yang diterima. Tapi yang ditanya, justru malah tertawa. "Hahahaha. Tidak tahu pak gajinya berapa. Soalnya belum gajian. Kerja baru satu Minggu". sontak saja kalimat tersebut membuat keduanya tertawa.

Yunus, pemilik Javalava menjelaskan, dirinya terpaksa banting setir jadi produsen APD setelah usahanya membuat kaus, baju dan jaket kian sepi pesanan. Selain masker, dia juga memproduksi coverall. "Untuk masker sekarang satu hari bisa memproduksi 1.000 masker. Pekerjanya masih yang dulu, agar tetap mendapat penghasilan," katanya.

Selain menjual, dia juga menyumbangkan maskernya ke seluruh penjuru Tanah Air. Berproduksi selama satu Minggu, sudah sekitar 6.000 masker dia sumbangkan. "Targetnya kami menyumbangkan 20.000 masker. Kami mengirimnya ke Puskesmas dan diteruskan ke masyarakat," katanya.

Langkah Yunus tersebut mendapat apresiasi dari Ganjar Pranowo. Di saat semua orang memerlukan masker, kreativitas pengusaha akhirnya bisa memberi jalan keluar. "Sebut saja masker yang dia sumbangkan itu adalah bentuk CSR-nya. Ada kemanusiaannya yang diberikan. Kita minta industri tekstil tidak menaikkan harga kain. Agar bisa menolong," ujarnya.
(amm)
Berita Terkait
Anteraja Serahkan Bantuan...
Anteraja Serahkan Bantuan Alkes ke RSUD Kalideres
Bantuan APD untuk Tenaga...
Bantuan APD untuk Tenaga Medis Terus Bertambah
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
TBM Calcaneus FK Unhas...
TBM Calcaneus FK Unhas Bantu Kebutuhan APD 28 Puskesmas di Sulsel
BPS Mengungkap, Gaji...
BPS Mengungkap, Gaji Dipotong 30% Bikin Pekerja Tak Bahagia
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Eks Pejabat Kementerian Kesehatan Dituntut 4 Tahun Penjara
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
6 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved