Kredibilitas DPRD Kulonprogo Dipertaruhkan di Pemilihan Wabup

Kamis, 09 April 2020 - 04:03 WIB
Kredibilitas DPRD Kulonprogo...
Analis politik Indo Strategi Research And Consulting, Arif Nurul Imam. FOTO : IST
A A A
Kamis 9/4/2020 hari ini menjadi hari bersejarah bagi warga Kulonprogo. Ini lantaran dua calon wakil bupati bakal dipilih para wakil rakyat di Kabupaten paling barat di DIY ini.

Namun demikian aroma tidak kuorum mulai terdengar sehingga publik bakal memberikan penilaian bagi wakil rakyatnya. Berdasarkan informasi rapat paripurna yang digelar beberapa waktu lalu hanya dihadiri 24 wakil rakyat dari 40 wakil rakyat yang ada.

Mereka yang hadir di antaranya dari PDIP 12 anggota, Golkar 5 anggota , PAN 6 anggota dan Gerindra 1 anggota saja. Sementara yang tidak hadir adalah dari PKB 5 anggota, PKS 5 anggota, Gerindra 5 anggota dan Nasdem 1.

"Melihat yang ada maka pemilihan besok pagi juga rawan. Padahal dalam pemilihan wakil bupati ini kredibilitas wakil rakyat dipertaruhkan," ucap analis politik Indo Strategi Research And Consulting, Arif Nurul Imam kepada SINDOnews Rabu (8/4/2020).

Dijelaskannya apabila momentum memilih antara Fajar Gegana dan Langgeng Raharjo dijadikan sebagai alat tawar-menawar politik pragmatis saja, bisa jadi agenda yang sudah lama ditunggu masyarakat Kulonprogo tidak kuorum. Namun demikian, para wakil rakyat harus berpikir ulang karena hal itu menjadikan kerugian bagi publik.

"Jika tidak kuorum yang berdasar aturan sebanyak 2/3 atau 30 anggota dewan, maka gelaran pilihan tersebut bakal di tunda lagi," lanjut pengamat kelahiran Kulonprogo ini.

Dengan penundaan pemilihan wakil bupati, akhirnya berdampak makin panjangnya kekosongan jabatan wakil bupati, yang sangat dibutuhkan oleh bupati dan masyarakat Kulonprogo. Itu sebabnya, lanjut dia, jika tidak kuorum dan batal maka publik akan melihat para wakil rakyat bekerja hanya untuk tujuan-tujuan pragmatis belaka.

"Kalau perlu masyarakat mencatat siapa yang tidak hadir dan ikut dalam barisan pragmatis yang merugikan masyarakat Kulonprogo," pungkasnya.
(nun)
Berita Terkait
Edukasi Politik Santun,...
Edukasi Politik Santun, Orang Muda Ganjar DIY Gelar Kompetisi Futsal
Heboh Soal Patung Bunda...
Heboh Soal Patung Bunda Maria Ditutup Terpal, Kapolres Kulonprogo Dicopot
Gelombang Tinggi hingga...
Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Pantai Glagah Kabupaten Kulonprogo
Najwa Shihab Ikut Menginap...
Najwa Shihab Ikut Menginap di Rumah Warga Bersama Capres Ganjar Pranowo di Kulonprogo
Safari Politik Ganjar...
Safari Politik Ganjar Pranowo di Kabupaten Bogor
Pakar Politik: Pilkada...
Pakar Politik: Pilkada Kabupaten Bandung Ajang Perang Bintang
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
7 menit yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
56 menit yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
1 jam yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
2 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
2 jam yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved