24.240 Buruh Jateng di PHK, Baru 19.000 Daftar Kartu Prakerja

Selasa, 07 April 2020 - 23:30 WIB
24.240 Buruh Jateng...
di Jawa Tengah tercatat sebanyak 24.240 karyawan di PHK dan dirumahkan. FOTO : DOK SINDOnews
A A A
Dunia usaha menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat merebaknya wabah covid-19 di Indonesia. Akibatnya, kegiatan industri menjadi terhambat bahkan terhenti dan karyawan terpaksa dirumahkan.

Di Jawa Tengah, hingga 6 April 2020 tercatat sebanyak 191 perusahaan dengan 148.791 karyawan terdampak virus ini. Akibatnya, sebanyak 24.240 karyawan di PHK dan dirumahkan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh karyawan yang terdampak untuk tenang. Pemerintah lanjut dia, tidak tinggal diam terhadap masalah itu. Sejumlah solusi telah diputuskan, salah satunya dengan menyiapkan Kartu Prakerja.

"Bagi teman-teman yang terdampak, di-PHK atau dirumahkan, silahkan mendaftar Kartu Prakerja. Ini program dari pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan. Silahkan segera mendaftar di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota atau Provinsi," kata Ganjar, Selasa (7/4/2020).(Baca juga : 11 Hotel di Semarang Tutup Sementara, Ribuan Karyawan Dirumahkan )

Semua karyawan atau masyarakat yang belum bekerja lanjut Ganjar bisa memanfaatkan program ini. Adapun syaratnya adalah Warga Negara Indonesia, berusia minimal 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

"Saya minta teman-teman segera mendaftar. Dari kuota Kartu Prakerja Jateng sejumlah 421.705 orang, hingga saat ini baru ada 19 ribu orang yang mendaftar atau belum ada 5 persennya. Jadi peluang masih terbuka lebar," terangnya.

Dengan memiliki Kartu Prakerja lanjut dia, para karyawan yang di PHK akan mendapat sejumlah fasilitas pelatihan selama empat bulan. Selama itu, pemegang kartu akan mendapat fasilitas senilai Rp3.550.000.

"Rinciannya, Rp1 juta untuk anggaran pelatihan, Rp2,4 juta untuk uang saku dan Rp150 ribu untuk uang survei. Jadi jangan berkecil hati, silahkan segera mendaftar. Tetap jaga kesehatan dan jangan lupa pakai masker," tutupnya.

Ganjar melanjutkan, jumlah perusahaan di Jawa Tengah 23.994 dengan jumlah pekerja 1.679.808 orang terdiri dari pekerja laki-laki 910.577 orang dan perempuan 769.231 orang.

Untuk Kartu Pra Kerja, Jawa Tengah mendapat kuota 421.705 dengan total anggaran Rp1,49 triliun.

"Hingga saat ini baru sekitar 5 persen yang mendaftar, jadi peluangnya cukup besar. Silahkan masyarakat memanfaatkan program ini dengan segera mendaftar," pungkasnya.
(nun)
Berita Terkait
Deflasi 4 Bulan Beruntun,...
Deflasi 4 Bulan Beruntun, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2% Terancam
Penjualan Hunian Tetap...
Penjualan Hunian Tetap Tinggi di Tengah Perlambatan Ekonomi Global
Ekonom Indef: Inflasi...
Ekonom Indef: Inflasi Rendah Bukti Ekonomi Melambat
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat
Ribuan Pekerja Industri...
Ribuan Pekerja Industri Tekstil Kena PHK, Jabar dan Jateng Terbanyak
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
43 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
7 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved