Bali & Nusa Tenggara

Istri aniaya suami tuna netra

Jum'at,  9 November 2012  −  16:34 WIB
Istri aniaya suami tuna netra
ilustrasi: dok. okezone

Sindonews.com - Biasanya tindak kekerasan dalam rumah tangga sering dilakukan oleh para suami. Namun berbeda dengan kasus yang satu ini. Hanya karena dimarahi sang suami yang buta (tuna netra), sang istri tega menganiaya suaminya.

Gabriel Feka (46), warga Desa Oenino, Kecamatan Bikomi Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dibawa kerabatnya saat mendatangi kantor polisi untuk melaporkan istrinya, Petronela Subun.

"Usai acara di kuburan semalam, saya minta istri supaya temani saya pulang karena saya buta, namun permintaan saya ditolak. Saat tiba di rumah saya emosi dan memarahi. Mungkin karena emosi dia langsung pukul saya pakai kayu tepat di wajah. Karena sakit akibat pukulan, saya pun memaki, sehingga dua pukulan kembali mendarat di wajah dan kepala," ungkap Gabriel menjelaskan di Kefamenanu, NTT, Jumat (9/11/2012).

Lanjut Gabriel, beruntung saat itu para tetangga melerai perkelahian aksi istrinya itu. Lalu Gabriel digotong pulang ke rumah dengan kondisi wajah yang memar.

Rupanya perselisihan kedua pasangan itu tak berakhir sampai di situ. Selang beberapa jam kemudian, istrinya, Petronela kembali muncul yang ditemani oleh saudara lelakinya, Hilarius Subun dan Anjolina Ite. Sambil marah-marah mereka mengobrak-abrik rumah.

"Saat rumah mereka diobrak-abrik, diam-diam saya merayap ke pintu belakang dan bersembunyi di belakang rumah. Meskipun tak melihat apa-apa, saya tetap memaksakan diri berlindung di bawah pohon," jelas Gabriel.

Saat berada di persembunyian, Gabriel mengaku mendengar Hilarius Subun marah-marah dan mengatakan tidak puas karena adiknya dimaki-maki. Beruntung Gabriel berhasil kabur. Kalau tidak, Gabriel mengatakan, mungkin dirinya jadi sasaran lemparan batu.

"Saya tadi sudah melaporkan hal ini ke kepala desa, dan saya dianjurkan untuk melapor ke kantor polisi, biar masalah ini diproses secara hukum," kata Gabriel.


(azh)

views: 1.115x
shadow