alexa snippet

Pengikut Dimas Kanjeng Sebut Tidak Ada Makam Misterius di Padepokan

Pengikut Dimas Kanjeng Sebut Tidak Ada Makam Misterius di Padepokan
Makam di Padepokan Dimas Kanjeng. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
PROBOLINGGO - Dalam kurun waktu 2013-2016, lima pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi diduga meninggal secara tidak wajar. Namun, pengikut Dimas Kanjeng yang berada di padepokan membantah dugaan kematian tidak wajar tersebut dan menyebut tidak ada makam misterius di padepokan.

Muslih, salah satu pengikut Padepokan Dimas Kanjeng meminta semua pihak tidak usah menduga-duga terkait penyebab kematian pengikut Dimas Kanjeng.

Menurut Muslih, Senin (21/11/2016), di padepokan ini ada sekitar 23 ribu pengikut. Bila dalam kurun waktu 2013-2016 ada yang meninggal dunia, itu wajar. Bahkan, dalam kurun waktu tersebut ada juga pengikut yang melahirkan.

Dia juga menyebut bahwa lima orang yang meninggal dunia itu bukanlah pengikut Padepokan Dimas Kanjeng. Mereka adalah warga biasa yang mampir ke padepokan yang terletak di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Sementara, berdasarkan hasil pendalaman polisi, dari tahun 2013-2016 ada lima pengikut yang meninggal secara mendadak. Diduga kematiannya tidak wajar.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan pihaknya belum membongkar makam misterius yang ada di padepokan. Polisi masih mengumpulkan data.

Dari lima pengikut yang meninggal di padepokan tersebut, jenazahnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Ada seorang berinisial A, asal Papua, yang dimakamkan di padepokan. Hingga kini, polisi terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan data guna memastikan penyebab kematian pengikut Dimas Kanjeng tersebut.

Berdasarkan informasi awal, polisi menemukan lima pengikut padepokan yang meninggal itu kondisi kukunya menghitam. Bahkan, ada seorang yang meninggal dalam keadaan kemaluannya terikat karet pentil.



(zik)
dibaca 6.783x
loading gif
Top