Disdik Palembang Larang Siswa Main Lato-Lato di Lingkungan Sekolah, Ini Alasannya
Rabu, 18 Januari 2023 - 14:36 WIB
loading...
Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang melarang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) membawa lato-lato ke sekolah. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang melarang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) membawa lato-lato ke sekolah. Larangan membawa mainan lato-lato ke sekolah karena bisa menganggu proses kegiatan belajar mengajar.
"Guru harus memeriksa agar tidak ada siswa yang membawa lato-lato ke sekolah. Larangan ini untuk menjaga proses belajar dan mengajar tetap fokus," ujar Kepala Disdik Palembang, Ansori, Rabu (18/1/2023). Baca juga: Siswa di Kota Bekasi Dilarang Bawa Lato-Lato ke Lingkungan Sekolah
Larangan ini dikukuhkan melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Disdik sejak 16 Januari 2023. Dijelaskan Ansori, SE terkait larangan lato-lato tersebut sudah diinformasikan ke seluruh sekolah di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Dalam surat tersebut tertulis tiga poin penting alasan lato-lato dilarang dibawa ke sekolah. Salah satunya karena permainan viral itu mengganggu waktu belajar siswa. "Karena sedang viral, main lato-lato tidak mengenal tempat dan waktu," jelasnya.
Menurut Ansori, sejak lato-lato viral dan sering dimainkan oleh anak-anak, ada beberapa dampak negatif yang dialami para siswa. Mereka tidak dapat membagi waktu antara bermain dan belajar. Apalagi saat ini nasihat orang tua sulit didengarkan para siswa.
"Mainan ini berdampak negatif seperti mengganggu kenyamanan belajar dan lainnya. Kami harap surat edaran ini dapat menghindari kerusakan sarana dan prasarana di sekolah," jelasnya. Baca juga: Disdikbud Kapuas Hulu Terbitkan Surat Edaran Larang Main Lato-lato di Lingkungan Sekolah
Larangan membawa lato-lato ke sekolah tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Nomor: 420/0191/Disdik/2023 dengan intruksi yang ditujukan juga kepada guru dan siswa.
"Guru harus memeriksa agar tidak ada siswa yang membawa lato-lato ke sekolah. Larangan ini untuk menjaga proses belajar dan mengajar tetap fokus," ujar Kepala Disdik Palembang, Ansori, Rabu (18/1/2023). Baca juga: Siswa di Kota Bekasi Dilarang Bawa Lato-Lato ke Lingkungan Sekolah
Larangan ini dikukuhkan melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Disdik sejak 16 Januari 2023. Dijelaskan Ansori, SE terkait larangan lato-lato tersebut sudah diinformasikan ke seluruh sekolah di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Dalam surat tersebut tertulis tiga poin penting alasan lato-lato dilarang dibawa ke sekolah. Salah satunya karena permainan viral itu mengganggu waktu belajar siswa. "Karena sedang viral, main lato-lato tidak mengenal tempat dan waktu," jelasnya.
Menurut Ansori, sejak lato-lato viral dan sering dimainkan oleh anak-anak, ada beberapa dampak negatif yang dialami para siswa. Mereka tidak dapat membagi waktu antara bermain dan belajar. Apalagi saat ini nasihat orang tua sulit didengarkan para siswa.
"Mainan ini berdampak negatif seperti mengganggu kenyamanan belajar dan lainnya. Kami harap surat edaran ini dapat menghindari kerusakan sarana dan prasarana di sekolah," jelasnya. Baca juga: Disdikbud Kapuas Hulu Terbitkan Surat Edaran Larang Main Lato-lato di Lingkungan Sekolah
Larangan membawa lato-lato ke sekolah tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Nomor: 420/0191/Disdik/2023 dengan intruksi yang ditujukan juga kepada guru dan siswa.
Lihat Juga :