Bertemu Tokoh Sunda, TGB Zainul Majdi Bangun Silaturahmi dan Serap Aspirasi
Rabu, 18 Januari 2023 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
"Pada pagi hari ini saya bersama teman-teman dari DPP Partai Perindo, dan DPW Perindo Jawa Barat, bersilaturahmi ke Abah dan teman teman yang ada di padepokan di sini, sebagai bagian dari ikhtiar Perindo untuk bisa mendengar dan menyimak aspirasi dari seluruh masyarakat," tutur TGB, Rabu (18/1/2023).
Menurut TGB, Abah Tapa merupakan salah satu tokoh yang menaruh harapan besar terhadap generasi saat ini, terutama terkait bagaimana meneruskan amanah dari para pendiri bangsa.
![Bertemu Tokoh Sunda, TGB Zainul Majdi Bangun Silaturahmi dan Serap Aspirasi]()
"Kita tahu bahwa padepokan di sini, Abah Tapa dan bersama semua sahabat-sahabat di sini, adalah tokoh-tokoh yang sangat konsen, sangat peduli bagaimana Indonesia kita generasi sekarang ini, bisa meneruskan amanah dari para pendiri bangsa yang kita warisi, bukan hanya yang tertulis tapi juga nilai-nilai yang ada," katanya.
Selain itu, lanjut TGB, Abah Tapa juga mencurahkan kegalauannya tentang sistem politik saat ini yang dipandang sangat liberal. Sehingga, produk-produk demokrasi yang diwarisi para pendiri bangsa itu justru tersingkirkan.
"Persaudaraannya hilang berganti dengan kompetisi yang menghalalkan segala cara. Kemudian juga semua berujung pada materialisme, semua diukur dengan materi, hilangnya keadaban publik, orang ramai-ramai bicara tapi dengan nada kebencian dan tidak ada lagi kasih sayang. Itulah hal-hal yang kami serap dari beliau-beliau disini," papar TGB.
Baca juga: Memilukan, Wanita Muda Penuh Luka Dibuang ke Semak-semak di Sei Lendir
Menurut TGB, Abah Tapa merupakan salah satu tokoh yang menaruh harapan besar terhadap generasi saat ini, terutama terkait bagaimana meneruskan amanah dari para pendiri bangsa.

"Kita tahu bahwa padepokan di sini, Abah Tapa dan bersama semua sahabat-sahabat di sini, adalah tokoh-tokoh yang sangat konsen, sangat peduli bagaimana Indonesia kita generasi sekarang ini, bisa meneruskan amanah dari para pendiri bangsa yang kita warisi, bukan hanya yang tertulis tapi juga nilai-nilai yang ada," katanya.
Selain itu, lanjut TGB, Abah Tapa juga mencurahkan kegalauannya tentang sistem politik saat ini yang dipandang sangat liberal. Sehingga, produk-produk demokrasi yang diwarisi para pendiri bangsa itu justru tersingkirkan.
"Persaudaraannya hilang berganti dengan kompetisi yang menghalalkan segala cara. Kemudian juga semua berujung pada materialisme, semua diukur dengan materi, hilangnya keadaban publik, orang ramai-ramai bicara tapi dengan nada kebencian dan tidak ada lagi kasih sayang. Itulah hal-hal yang kami serap dari beliau-beliau disini," papar TGB.
Baca juga: Memilukan, Wanita Muda Penuh Luka Dibuang ke Semak-semak di Sei Lendir
Lihat Juga :