Jelang Tahun Baru Imlek, Pertamina Jamin Stok BBM Aman di Kepri

Selasa, 17 Januari 2023 - 19:50 WIB
loading...
Jelang Tahun Baru Imlek, Pertamina Jamin Stok BBM Aman di Kepri
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria. Foto: MPI/Dicky Sigit Rakasiwi
A A A
BATAM - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stock Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis gasoline dan gasoil aman jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023 di Kepulauan Riau (Kepri).

Hal tersebut diungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.

"Menjelang Tahun Baru Imlek, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan koordinasi baik secara internal dan eksternal agar stock dan penyaluran BBM dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya, Selasa (17/1/23).

Baca juga: Meriah! Sambut Tahun Baru Imlek 2574, Ribuan Lampion Hiasi Jalanan Kota Lama Tanjungpinang

Sebagai informasi rata-rata harian penyaluran BBM jenis gasoline adalah sebesar 1.139 Kilo Liter (KL) per hari. Adapun BBM jenis gasoil adalah sebesar 390 KL per hari.



Pihaknya memproyeksikan peningkatan konsumsi BBM baik gasoline atau gasoil akan meningkat sekitar 3% hingga 5% selama perayaan Tahun Baru Imlek 2023.

"Kami memastikan sarfas Fuel Terminal kami pun beroperasi secara normal dan optimal dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi energi di masyarakat menjelang atau pada saat perayaan Tahun Baru Imlek 2023," tambahnya.

Baca juga: 200 Rumah Suku Laut Lingga Bakal Dibangun Pemprov Kepri

Berkaitan dengan bahan bakar avtur di Kepri selama masa satgas Nataru 2022-2023 terjadi peningkatan sebesar 1516%, atau dari rata-rata penyaluran harian sekitar 10,5 KL menjadi 169,2 KL.

Peningkatan permintaan konsumsi avtur selama Nataru sangat baik bagi Pertamina, semua dapat tersalurkan dengan baik dan optimal.

"Kami memproyeksikan jelang dan saat perayaan Tahun Baru Imlek akan terjadi kenaikan konsumsi avtur di Kepulauan Riau dan kami memastikan sarfas kami siap untuk mengantisipasi kenaikan demand tersebut," pungkasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1583 seconds (10.177#12.26)