Asal Usul Kota Tua Jakarta dari Keruntuhan Jayakarta dan Penghormatan Leluhur Belanda
Senin, 16 Januari 2023 - 06:02 WIB
loading...
A
A
A
Kota Batavia difungsikan sebagai kantor pusat VOC di Hindia Timur juga sebagai pusat perdagangan di Asia. Nama Batavia digunakan sejak 1621-1942. Setelah pendudukan Jepang pada 1942, nama Batavia berganti menjadi Jakarta yang digunakan hingga saat ini.
Revitalisasi dan pengembangan Kota Tua Jakarta sudah dilakukan sejak pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Pada 1972, Bang Ali mengeluarkan keputusan gubernur yang menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan.
Keputusan tersebut ditempuh untuk melindungi warisan sejarah. Sebab, di kawasan Kota Tua terdapat sejumlah bangunan bersejarah yang difungsikan sebagai museum seperti Museum Wayang, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Indonesia, serta Museum Mandiri.
Sebagai obyek wisata, kawasan Kota Tua didukung berbagai fasilitas. Kota Tua mudah dicapai dengan KRL Commuter Line dan bus Transjakarta. Selain itu, terdapat penyewaan sepeda yang dapat digunakan pengunjung untuk berkeliling.
Revitalisasi dan pengembangan Kota Tua Jakarta sudah dilakukan sejak pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Pada 1972, Bang Ali mengeluarkan keputusan gubernur yang menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan.
Keputusan tersebut ditempuh untuk melindungi warisan sejarah. Sebab, di kawasan Kota Tua terdapat sejumlah bangunan bersejarah yang difungsikan sebagai museum seperti Museum Wayang, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Indonesia, serta Museum Mandiri.
Sebagai obyek wisata, kawasan Kota Tua didukung berbagai fasilitas. Kota Tua mudah dicapai dengan KRL Commuter Line dan bus Transjakarta. Selain itu, terdapat penyewaan sepeda yang dapat digunakan pengunjung untuk berkeliling.
(jon)
Lihat Juga :