Kembali Belajar Daring, Siswa dan Wali Murid Mengaku Kebingungan
Senin, 13 Juli 2020 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi, saat ini orang tua harus bekerja dan mendampingi anaknya belajar. Mereka pun terpaksa belajar untuk memberikan penjelasan kepada anaknya.
"Jadi tidak hanya riweh dalam teknologi. Tetapi juga riweh dalam hal lainnya. Kalau yang punya anak satu tidak masalah. Tapi kalau lebih dari satu, khususnya bagi warga tak mampu. Boro boro untuk beli hanpohone, untuk keperluan lainnya juga sulit," papar dia.
Dina, salah satu orang tua siswa menilai mestinya pemerintah mempunyai skema yang jelas terkait belajar di rumah.
Jangan sampai, konsep belajar yang diberikan tidak memberi penjelasan secara jelas dan komprehensif kepada anak. (Baca juga: Ribuan Ojol Bandung Geruduk Balaikota Tuntut Izin Angkut Penumpang)
"Apalagi kalau anaknya dua dan berbeda kelas. Kalau ada tugas, kadang tekanannya tinggi. Kita bingun kalau tidak bisa atau terlambat mengerjakannya," jelasnya.
"Jadi tidak hanya riweh dalam teknologi. Tetapi juga riweh dalam hal lainnya. Kalau yang punya anak satu tidak masalah. Tapi kalau lebih dari satu, khususnya bagi warga tak mampu. Boro boro untuk beli hanpohone, untuk keperluan lainnya juga sulit," papar dia.
Dina, salah satu orang tua siswa menilai mestinya pemerintah mempunyai skema yang jelas terkait belajar di rumah.
Jangan sampai, konsep belajar yang diberikan tidak memberi penjelasan secara jelas dan komprehensif kepada anak. (Baca juga: Ribuan Ojol Bandung Geruduk Balaikota Tuntut Izin Angkut Penumpang)
"Apalagi kalau anaknya dua dan berbeda kelas. Kalau ada tugas, kadang tekanannya tinggi. Kita bingun kalau tidak bisa atau terlambat mengerjakannya," jelasnya.
(boy)
Lihat Juga :