Banyak Jalan Berlubang di Margonda, Begini Kata Wali Kota Depok
Selasa, 10 Januari 2023 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi hal itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, akan melakukan perbaikan di ruas jalan berlubang tersebut. Namun, pihaknya hanya bisa melakukan perawatan di jalan milik Kota Depok.
“Ada pemeliharaan itu ada, kecuali ini yang jalan nasional ya. Kalau jalan nasional ini agak sedikit ribet ya karena kita harus lapor ke sana (pemerintah pusat),” katanya.
Pihaknya bukan tidak ingin segera melakukan perbaikan jalan berlubang. Namun jika status jalan bukan milik Kota Depok maka harus dilakukan komunikasi dan koordinasi terlebih dulu pada pemilik jalan yaitu pemerintah pusat.
“Kalau kita enggak turun ya kita tunggu sampaiturun. Kalau memang ya enggak juga nanti kita akan minta izin, barang materialnya dari kita,” ujarnya. Baca juga: Hindari Jalan Berlubang, Pemotor Tewas di Kebayoran Lama
Pihaknya meminta waktu agar permasalahan jalan berlubang bisa segera ditindaklanjuti. “Kita minta izin untuk kita intervensi, itu pun enggak sebentar. Ingat kan waktu separator Jalan Nusantara? Itu kita meminta permohonan untuk bisa dibongkar, setahun lebih (baru bisa dilakukan) setelah banyak kecelakaan,” pungkasnya.
“Ada pemeliharaan itu ada, kecuali ini yang jalan nasional ya. Kalau jalan nasional ini agak sedikit ribet ya karena kita harus lapor ke sana (pemerintah pusat),” katanya.
Pihaknya bukan tidak ingin segera melakukan perbaikan jalan berlubang. Namun jika status jalan bukan milik Kota Depok maka harus dilakukan komunikasi dan koordinasi terlebih dulu pada pemilik jalan yaitu pemerintah pusat.
“Kalau kita enggak turun ya kita tunggu sampaiturun. Kalau memang ya enggak juga nanti kita akan minta izin, barang materialnya dari kita,” ujarnya. Baca juga: Hindari Jalan Berlubang, Pemotor Tewas di Kebayoran Lama
Pihaknya meminta waktu agar permasalahan jalan berlubang bisa segera ditindaklanjuti. “Kita minta izin untuk kita intervensi, itu pun enggak sebentar. Ingat kan waktu separator Jalan Nusantara? Itu kita meminta permohonan untuk bisa dibongkar, setahun lebih (baru bisa dilakukan) setelah banyak kecelakaan,” pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :